Whitney Houston - One Moment in Time .mp3
Found at bee mp3 search engine

Minggu, 30 Oktober 2011

Mengukur Hoki dari Berat Tulang


Tradisi timbang berat tulang | hitung berat tulang | ketahui nasib dengan timbang berat tulang
Percaya atau tidak, ‘berat tulang’ bisa menjadi petunjuk untuk mengetahui perjalanan nasib dan hoki anda. Makin berat tulang Anda, hoki Anda pun makin besar. Pengin tahu berat tulang Anda?
“Berat tulang bisa menentukan keberuntungan,” ucap seorang teman. Mereka yang mendengar omongan itu terbengong tidak percaya, “Apa hubungan antara berat tulang dan keberuntungan?”
“Lo, jangan salah, itu ada ‘ilmunya’,” kata si teman.
Reaksi-reaksi serupa yang muncul gara-gara tidak percaya tentu boleh dianggap wajar. Mungkin memang banyak orang yang belum pernah mendengar ada “ilmu” yang bisa menjelaskan hubungan antara berat tulang seseorang dengan perjalanan hidupnya, termasuk hoki atau keberuntungan.
Meski disebut berat tulang, sebaiknya jangan buru-buru mengambil timbangan. Tulang yang dimaksud bukan dalam arti sebenarnya, melainkan cuma simbol. Karena imajiner, tentu saja tulang itu tidak bisa ditimbang. Yang bisa dilakukan yaitu menghitung berdasarkan jam, tanggal, bulan, dan tahun kelahiran menggunakan “ilmu” ngo heng pe ji (Astrological Weight at Birth)
Tulang dipilih sebagai simbol, kata KRT Krisna Warihdiningrat, praktisi ngo heng pe ji dan feng shui, karena merupakan simbol keabadian. “Dalam tubuh manusia, bagian yang tidak bisa habis adalah tulang. Daging dan air (darah) habis, tapi tulang tengkorak, paha, atau tangan, bisa tetap utuh. Jadi, tulang adalah bagian tubuh yang mendekati abadi,” jelasnya.
Menurut pria yang juga akrab dipanggil Hendra ini, dengan mengetahui “berat tulang” melalui metode perhitungan tertentu bisa diketahui kepribadian, sifat, masa lalu, masa depan, penyakit, usaha yang cocok, dan karier seseorang. Penghitungan ini sebenarnya merupakan ilmu dasar dari ngo heng pe ji, ilmu yang mempelajari garis hidup berdasarkan kelahiran dan lima unsur elemen. Kalau dirinci, ngo heng artinya lima unsur elemen (besi, kayu, tanah, air, dan api), sedangkan pe ji artinya waktu kelahiran (jam, tanggal, bulan, dan tahun).
Sekitar 40 tahun lampau, sebagian besar orang Tionghoa dewasa di Indonesia bisa menghitung berat tulangnya sendiri. “Sebab, itu merupakan ilmu dasar,” ungkap Krisna. Tapi sekarang tinggal sedikit orang yang memahami “ilmu” ini. Apalagi yang menguasai ngo heng pe ji secara utuh, bisa dihitung dengan jari. Saat ini, “Orang yang berusia kurang dari 60 tahun males belajar ilmu ini. Susah!” tegas kolektor keris ini. Ia sempat mengajarkan ngo heng pe ji kepada anak dan keponakannya. Namun, upaya itu kandas di tengah jalan lantaran “sang murid” akhirnya menyerah, tak sanggup mempelajarinya. Karena melibatkan tahun kelahiran, dalam menghitung berat tulang mau tidak mau shio ikut dilibatkan. Dalam sistem penanggalan Cina dikenal ada shio besar, macam naga, kerbau, kuda, dan harimau. Makin besar shio seseorang, tulangnya juga makin besar. “Jadi, orang yang bertulang besar, otomatis tulangnya juga berat. Kalau tulangnya berat, orangnya pasti hebat. Makanya, ada pemeo ‘Wah hebat orang ini, tulangnya tulang gajah’,” jelasnya. Pemeo itu ingin menggambarkan kehebatan seseorang.
Meski “berat tulang” cuma ditimbang lewat hitung-hitungan, hasilnya mendekati berat tulang yang sebenarnya dari orang itu. “80% hasilnya mendekati,” jamin Krisna. Lewat perhitungan macam ini orang yang berpostur kecil, tulangnya bisa berat. Bahkan, secara fisik tulangnya juga bisa berat. “Kalau orangnya kurus, airnya lebih sedikit, ototnya lebih sedikit, tulangnya yang besar,” tambahnya.
Krisna lalu mencontohkan seorang pengusaha yang dulu sangat dikenal dekat dengan bisnis perjudian di Tanah Air. “Coba lihat, mukanya tidak menunjang, badannya tidak menunjang, tapi kok dia hebat? (Meskipun) orangnya tidak gede, tapi tulangnya (secara fisik dan hasil perhitungan pe ji) gede,” ungkap Krisna.
Di Jawa Juga Ada
Tulang sebagai simbol keabadian membuat bagian tubuh manusia ini mendapat tempat khusus. Maka tak heran bila makam bagi orang-orang dari etnis Tionghoa kebanyakan ditaruh di tempat yang tinggi. Di kaki gunung atau bukit, misalnya. Menurut Krisna, Mao Tze Dong, pemimpin besar Cina, juga memakamkan ayahnya di tempat yang tinggi. Di belakang tempat itu terdapat gunung sampai tiga lapis. Di depannya terdapat danau yang memiliki dua sungai.
Hal yang sama juga terjadi di kalangan raja-raja Jawa. Mungkin itu antara lain karena pengaruh budaya Cina. Keluarga kerajaan Mataram, misalnya, memilih Imogiri, sebuah kawasan bukit di DI Yogyakarta, sebagai lokasi pemakaman para raja. Hingga kini, tradisi memakamkan raja dan keluarganya di tempat ini tetap dipertahankan.
Tak cuma soal makam, tulang juga menjadi semacam simbol guratan nasib pada orang Jawa. Sekadar contoh, di masyarakat Jawa dikenal istilah balungan sugih (pertulangan orang kaya) atau balungan kere. Istilah itu untuk menggambarkan seseorang terlahir sebagai orang kaya atau miskin. Apakah ini juga pengaruh dari budaya Cina? Walahualam.
Cara Menghitung Berat Tulang
Tabel-tabel berikut biasanya digunakan oleh orang-orang tua China untuk menghitung berat tulang.

Pusing yah sob liad tabel diatas? gue juga :lol: Sobat tidak perlu repot-repot, ada web yang menyediakan service menghitung berat tulang (kalkulator menghitung berat tulang)

Tabel Berat Tulang
2.2
Tangan dingin, tulang dingin, susahnya bukan main. Peruntungan ini mendorong jadi pengemis. Membanting tulang untuk melewati hari akhirnya secara membungkuk-bungkuk untuk hidup.
2.3
Peruntungan ini tulangnya sangat ringan.Berusaha kerja, kerja pun susah jadinya. Sanak saudara, istri dan saudara susah diandalkan. Pindah ke lain kampung jadi gelandangan.
2.4
Peruntungan ini tidak mendatangkan rejeki. Di halaman rumah tidak terdapat pohon yang berhasil. Seluruh saudara tidak dapat diandalkan. Pindah ke lain kampung malah jadi orang tua nganggur.
2.5
Nasib ini tidak dapat peninggalan harta warisan. Rumah tinggalnya seperti rumah kosong. Sanak saudara susah semua. Sepanjang hidupnya menanggung capai-lelah saja.
2.6
Hidupnya berpakain saja susah payah. Berusaha terus-menerus tiada hentinya. Hingga pindah ke lain tempat, berdaya upaya akhirnya dapat berpakaian sekedarnya saja.
2.7
Sepanjang hidupnya bawa caranya sendiri saja. Tidak dapat leluhur untuk jadi sandaran. Dengan seekor kuda dan senjata pergi merantau. Dari muda hingga tua tidak dapat apa apa.
2.8
Sepanjang hidup melakukan kerja seperti tertiup angin. Harta benda dari leluhur seperti dalam impian. Walaupun di Kwe Pang atau ganti nama Marga dan Nama harus ganti dua sampai tiga kali.
2.9
Umur muda batas nasib masih belum dirasakan. Lalu ada nama baik dapat jadi. Harus menunggu 4 tahun baru dapat berdiri sendiri. Pindah tempat menganti nama marga baru dapat diperbaiki.
3.0
Capai lelah dihidup dalam susah. Lari ke Selatan dan ke Barat tidak istirahat. Kalau mao bersusah payah, bekerja yang rajin dan hemat pada hari tuanya tidak usah merasa sedih.
3.1
Capai repot mencari dalam susah sampai pada waktu awan terbuka dan matahari terlihat. Sampai pada waktu awan terbuka dan matahari terlihat, karena sukar dapat pondasi untuk berdiri sendiri. Pada umur pertengahan makan pakaian perlahan-lahan tercukupi.
3.2
Waktu muda usaha sukar berhasil, perlahan lahan ada sumber seperti air yang mengalir. Sampai pada umur pertengahan makan pakai cukup. Nah, pada waktu itulah nama dan hasil dapat diterima.
3.3
Pada waktu muda kerjapun sukar berhasil, segala daya upaya digunakan dengan kesungguhan hati. Begitu lama masih seperti air mengalir pergi, kemudian peruntungan bisa dapatkan keberuntungan.
3.4
Peruntungan ini rejekinya tidak dapat diterka bagaimana. Di rumah banyak tersedia pakaian orang suci. Berpisah dari orang tua/ keluar rumah baru dapat menjadi baik. Akhirnya tokh akan berdoa Omitofo.
3.5
Hari biasa ukuran rejeki tidak mencukupi, harta peninggalanpun tidak seberapa. Berusaha hanya hidup lumayan, tetapi begitu waktunya tiba makan dan pakai melebihi dari sebelumnya.
3.6
Tak usah bercapai lelah untuk melewati hidup, karena memiliki buah keberuntungan tidak sedikit. Siang-siang telah ada bintang rejeki yang menyinari, ditanggung kau punya pergi segala usaha berhasil.
3.7
Nasib ini segala apa susah terjadi. Bantuan adik & kakak sedikit sekali. Harus bekerja sendiri. Meski ada warisan dari orangtua datangnya terlihat perginya tidak ketahuan.
3.8
Dalam hidupnya selalu mulia, siang siang masuk sekolah namamu tentu harum. Tunggu sampai umur tiga puluh enam, baju biru berganti baju merah.
3.9
Peruntunganmu sampai tua tidak baik, meski capai kerja habiskan tenaga hasilnya kosong. Capai hati capai tenaga berusaha, akhirnya dapatnya seperti dalam impian.
4.0
Walau hidupmu makan pakai sederhana, segala hal ada dalam hati dan tujuan yang tetap. Kesulitan yang lampau telah dilewati, tetapi akhirnya tentu dapat dirasakan kesenangannya.
4.1
Hidupmu selalu tidak sama, anda harus bisa hidup melihat keadaan. Umur setengah tua dapat hidup seperti orang hartawan, pada awalannya tidak dapat dikatakan.
4.2
Dalam keadaan sulit ketemu kesulitan, buat apa terlalu disesalkan. Sampai pada umur pertengahan rejeki akan tiba. Nah, di waktu itulah segalanya akan terselesaikan.
4.3
Jadi orangnya hatinya mulia dan pintar, segala perkerjaan tentu dapat bantuan Kwi Jin. Pakaian bagus telah disediakan oleh Thian, tak usah capai capai hidupnya senang.
4.4
Segala urusan dari Thian tak usah diminta minta, harus tahu rejekimu mengandalkan dari orang lain. Waktu muda keuangan susah seperti yang diinginkan. Pada umur lanjut sudah pasti hidup senang.
4.5
Keberuntungan anda akhirnya bagaimana, mula mula susah akhirnya membaik. Dalam hidup sukar memelihara anak lelaki maupun perempuan. Dari sanak saudara juga tak banyak bantuan
4.6
Timur, Barat, Selatan, Utara semua dijelajahi. Ganti nama marga dan pindah tempat kan merasa lebih baik. Makan pakai serba tidak kurang, sudah ditentukan oleh Thian. Pada umur setengah tua hingga tua sama saja.
4.7
Nasib orang ini sudah tua baru senang, istri dan anak mulia memang sudah ditentukan. Sepanjang hidup memang ada murah rejeki. Sumber keuntungan ada seperti mata air.
4.8
Waktu muda peruntungan belum bisa didapat, tidak usah banyak pusing sama saja susah. Bersaudara 6 orang tidak ada yang dapat diminta bantuan, hidup sendiri kerja keras di hari tua barulah mendingan.
4.9
Orang ini rejekinya tidak ringan, kerja sendiri, berdiri sendiri kemakmuran diambang pintu. Selain kaya mulia, semua orang menghormatinya. Dari pegawai rendah hingga tingkat karyawan tingkat tinggi semuanya selamanya tersedia.
5.0
Untuk hasil dan nama dilakukan dengan tekun, umur pertengahan rejeki banyak datang. Umur tua bintang kekayaan menyinari, tak usah dibandingkan dengan yang lampau karena sudah di depan mata.
5.1
Seumur hidup serba mewah, urusanpun mudah. Tak usah capai capai rejeki dengan sendirinya datang. Kakak beradik, paman, keponakan semua akur. Rumah tangga, harta benda rejeki semua seperti yang diinginkan.
5.2
Sepanjang hidup segala urusan dapat dilaksanakan, tak usah cape repot dan lelah dengan sendirinya berhasil. Dalam pergaulan dapat sambutan yang hangat, harta benda makmur memuaskan hati.
5.3
Ini orang rejekinya bagus, membangun rumah tangga dan harta ada di antaranya. Seumur hidup makan pakai sudah pasti. Jodoh seorang yang termasuk di kalangan orang yang kaya.
5.4
Ini orang rejekinya makmur, kepintaran cukup & pekerjaan memuaskan. Pakai cukup makan cukup, kesenangan memuaskan. Betul-betul ialah seorang yang disebut seorang hartawan.
5.5
Melarikan kuda dengan pecut untuk mendapatkan nama baik, masih muda kerja baik dapat pujian orang. Pada satu soal rejeki datang sebagai sumber air, kekayaan kemuliaan mengharumkan seluruh sanak keluarga.
5.6
Orang ini menjalankan susila dengan benar, seumur hidup sejekinya tak habis-habis. Manis, asam, pahit, pedas semua telah dicicipi, penghasilan dan kesenangan mengalir lalu tersimpan dengan aman.
5.7
Rejekinya makmur segala hal dapat tercukupi, seumur hidup gembira mendapat anugerah Thian. Nama terkenal membuat orang ingin hidup seperti kemana ia mau pergi seperti Dewa.
5.8
Seumur hidup makan pakai memang datang, nama & hasil keduanya lengkap, kaya & senang keduanya mengikuti. Nama & hasil setelah cukup, maka rejeki dan makmur akan mengikuti. Seperti memakai pakaian bagus, ikat pinggang dari batu giok, jalanpun di lantai emas.
5.9
Orang ini pintar dan berbudi, maka dapat sekolah tinggi hingga lulus. Tentu berada diantara orang orang bertitel, dengan pecut melarikan kuda mendapatkan nama harum.
6.0
Lulus ujian disekolah mendapat nama baik, dapat meneruskan kemuliaan leluhur. Pakaian yang telah telah ditentukan tidak kurang sedikitpun. Sawah, kebun, uang, kain sutera, pokoknyasemuanya makmur.
6.1
Tidak dapat berpangkat atau berpengaruh tetapi ditetapkan didunia sebagai orang kaya besar. Dengan kepintarannya semua kitab-kitab dapat dikuasai, dengan itu namanya harum dan agung karenanya.
6.2
Nasib ini rejeki tidak sedikit, sekolah tentu dapat gelar tinggi. Pakaian bagus, ikat pinggang emas dan berpangkat maka kaya dan mulia tidak ada yang menyamai.
6.3
Nasib ini kedudukan tinggi dan banyak rejeki, memiliki kekayaan, kemuliaan yang luar biasa. Nama terkenal, rumah bagus dan keharuman namanya tercium didunia.
6.4
Orang ini kekuasaannya tinggi tidak tertandingi, pakaian berpangkat duduk ditingkat yang tinggi. Kekayaan dan kemuliaannya tidak ada yang menyamainya, ternama dari dahulu hingga sekarang.
6.5
Orang ini memiliki kekayaan, kemuliaan tidak kecil dan tidak ada yang dapat mengimbanginya. Dapat menentramkan negara, menyelamatkan kota, dan mengatur masyarakat maka nama harumnya terdengar kesuluruh pelosok.
6.6
Orang ini berada di antara para hartawan, tumpukan emas dan permata memenuhi ruangan. Memiliki kekayaan yang dianugerahkan Thian, kedudukan dan nama harum termasyur mengharumkan sanak keluarga.
6.7
Sejak lahir rejekinya telah tersedia, kebun, sawah, harta benda juga banyak. Selama hidupnya tidak pernah kurang berpakaian mewah, perjalanan hidupnya maju dikarenakan segalausaha mudah terlaksana.
6.8
Kekayaan, kemuliaan tidak usah diminta karena sudah disediakan Thian, berlaksa emas, harta benda tidak usah diusahakan lagi. 10 tahun kemudian sudah tak dapat dibandingkan lagi, harta leluhur diumpamakan perahu diatas air.
6.9
Orang ini tergolong dari bintang baju hijau, seumur hidupnya mewah karena kekayaannya sudahditakdirkan Thian. Banyak orang iri hati melihatnya, melewati hidupnya cukup senang dan memuaskan.
7.0
Orang ini rejekinya tidak ringan mengapa harus bersedih dan capai hati. Kekayaan, kemulian telah disediakan Thian, berpakaian yang bagus dan bertempat tinggal di gedung yang indah.
7.1
Orang ini besarnya tidak sama seperti orang lain, bergaul di antara orang berpangkat sepanjang hidupnya sebagai seorang hartawan. Mewah, mulia, agung memang dasar bakatnya.

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 5

Page of Cups
Page of Cups merupakan simbol dari situasi yang
memerlukan penanganan ekstra hati-hati karena ada
seseorang yang sangat sensitif secara emosional
terlibat di dalamnya. Bisa juga melambangkan seseorang
dengan ciri-ciri: naïf, intuitif, pendiam, dan berusia
sekitar 20 tahun. Gender bisa pria ataupun wanita.
Knight of Cups
Knight of Cups berarti penciptaan hubungan-hubungan
antar pribadi yang baru. Ada perluasan hubungan
sehingga hubungan yang ada selama ini seolah
ditinggalkan. Bisa juga melambangkan seseorang yang
selalu ingin mengeksplorasi hubungan-hubungan baru,
berkarakter baik hati dan tulus; dan berusia sekitar
30 tahun.
Queen of Cups
Queen of Cups adalah situasi yang menyesakkan secara
emosional. Ada tuntutan-tuntutan agar kekosongan
emosional seseorang bisa dipenuhi tanpa bisa
dimengerti alasannya. Bisa memperlihatkan seseorang
dalam kehidupan penanya dengan cir-ciri: wanita
berusia sekitar 40 tahun atau lebih, penggerutu,
pendiam, penuntut, manja.
King of Cups
King of Cups adalah situasi yang terkendali namun
terasa sebagai menggantung karena ada hal-hal yang
seharusnya dikerjakan tetapi diabaikan. Bila seseorang
di dalam kehidupan penanya, maka ciri-cirinya adalah:
pria berusia sekitar 40 tahun atau lebih, baik hati,
penuh pengertian dan penerimaan, tetapi pasif dalam
inisiatif.

Arkana Minor Elemen Tanah (Pentacles)

Ace of Pentacles
Ace of Pentacles adalah simbol dari modal besar yang
dibutuhkan untuk memulai suatu kerja, usaha, atau
inisiatif secara konkrit di dunia nyata; termasuk
bakat, keahlian, dan uang. Paling tidak, hal itu
adalah sesuatu yang dianggap bernilai oleh penanya dan
merupakan prasyarat baginya untuk melangkah lebih
lanjut.

Two of Pentacles

Two of Pentacles adalah proses kehidupan itu sendiri.
Segala sesuatu adalah proses, dan kartu ini
melambangkan hal itu secara spesifik. Proses berarti
sesuatu yang berjalan secara naik turun, jatuh bangun,
bahkan melibatkan untung rugi dan kemandekan maupun
percepatan pada suatu saat tertentu. Ada yang dijalani
dan dialami secara pribadi.
Three of Pentacles
Three of Pentacles adalah rutinitas atau standard yang
berlaku dalam pekerjaan. Ada transaksi atau penyerahan
bagian pekerjaan yang berjalan terus menerus mengikuti
suatu konsep atau prosedur tertentu. Kuncinya adalah
hal yang rutin dan standard itu sehingga segalanya
bisa diketahui dan diprediksi sebelumnya.
Four of Pentacles
Four of Pentacles adalah situasi dimana hasil yang
telah dicapai berusaha dibandingkan dengan hasil yang
dicapai oleh orang lain. Akibatnya muncul upaya untuk
mengkonsolidasi diri dengan membatasi pengeluaran dan
menahan sebesar mungkin hasil apapun yang didapat. Ada
usaha bertahan dan memperkuat diri sendiri secara
materi.
Five of Pentacles
Five of Pentacles adalah situasi keterpurukan yang
biasanya muncul setelah ada upaya mempertahankan diri
sendiri secara materi. Materi disini berarti segala
hal konkrit; bisa uang, keahlian, penghargaan, karir,
dan bahkan kesepakatan tertentu dengan pihak lain.
Memang masih bisa berjalan terus, tapi tertatih-tatih.
Six of Pentacles
Six of Pentacles adalah kebalikan dari kartu
sebelumnya. Situasi yang dihadapi disini adalah
kemurah-hatian dalam memberi kepada pihak-pihak lain.
Yang diberikan bisa berupa uang maupun segala hal
lain yang konkrit. Akibatnya muncul reaksi timbal
balik. Karena murah hati terhadap pihak lain, maka
kemurah-hatian dari pihak lain juga diperoleh dan
diterima..
Seven of Pentacles
Six of Pentacles adalah lambang keadaan dimana hasil
dari usaha yang sudah dijalankan itu masih harus
menunggu waktu beberapa lama lagi sebelum dapat
dipetik. Memang hasil yang diharapkan itu sudah tampak
di depan mata, tetapi belum dapat dinikmati. Apabila
waktunya diperpanjang, maka hasil maksimum akan bisa
diraih.
Eight of Pentacles
Eight of Pentacles adalah lambang ketekunan bekerja di
bidang yang telah dipilih dan dijalani. Kuncinya
adalah meneruskan apa yang sudah lama dikerjakan dan
benar-benar dikuasai itu tanpa memperdulikan lagi apa
yang dikatakan oleh pihak lain, bahkan tanpa
memperdulikan imbalan yang akan diperoleh.
Nine of Pentacles
Nine of Pentacles adalah kemampuan menggunakan tubuh
fisik sebagai medium untuk bekerja dan mengekspresikan
diri. Segala aktifitas, termasuk aktifitas mental
maupun emosional, selalu menggunakan tubuh sebagai
medium. Dan kartu ini menunjukkan saat ketika tubuh
fisik dan kemampuan mental-emosional telah berjalan
dengan sinkron.
Ten of Pentacles
Ten of Pentacles adalah lambang dari situasi ketika
segala sesuatu yang diupayakan dan dijalani selama ini
telah membawa hasil berlimpah-limpah. Ada hasil
berlebih, dan ada aktifitas mengkonsumsi hasil yang
lebih dari cukup itu. Mungkin pula akan muncul rencana
bagi tahap selanjutnya walaupun masih di periode
menikmati hasil kerja.
Page of Pentacles
Page of Pentacles adalah simbol ketika ada hal-hal
baru yang praktis dan berguna sedang dipelajari dengan
intensif. Ada hasil nyata yang langsung bisa dipakai
atau dinikmati. Bila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya: tekun, serius, penuh perhitungan untung
rugi, realistis, dan berusia sekitar 20 tahun. Bisa
wanita maupun pria.
Knight of Pentacles
Knight of Pentacles adalah keadaan dimana segala
sesuatu yang sudah direncanakan dan dijalankan tinggal
diteruskan saja di arah yang sama. tanpa perlu
modifikasi, dengan hasil yang bisa dinikmati. Bila
melambangkan seseorang, ciri-cirinya sama dengan Page
of Pentacles dan berusia sekitar 30 tahun.

Queen of Pentacles

Queen of Pentacles adalah situasi dimana usaha yang
dijalankan bisa terus-menerus membawa hasil nyata.
Suatu produktivitas. Bila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya adalah: wanita berusia sekitar 40 tahun
atau lebih, materialistis, sensual, menikmati
kemewahan, dan murah hati untuk membantu orang lain.
King of Pentacles
King of Pentacles adalah simbol tentang kemampuan
untuk melakukan hal apa saja secara nyata karena
segala modal yang diperlukan telah ada. Bisa
melambangkan diri penanya, bisa juga orang lain di
kehidupan penanya dengan ciri-ciri: pria berusia 40
tahun atau lebih, sangat produktif dalam kerja dan
mampu membuktikan apa yang diinginkannya secara nyata.
(selesai)

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 4

Arkana Minor Elemen Udara (Swords)

Ace of Swords
Ace of Swords adalah simbol kekuatan mental yang
sanggup memecahkan masalah apapun secara mental. Ada
penalaran dan pembuatan kesimpulan melalui cara
induktif dan deduktif, walaupun tidak selalu secara
formal. Dan ada sesuatu yang dikomunikasikan dengan
efektif, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain.
Two of Swords
Two of Swords adalah simbol situasi dimana seseorang
harus mengambil keputusan: apakah alternatif pertama
atau alternatif kedua? Apakah harus jalan terus atau
harus dihentikan? Dan kedua alternatif terakhir yang
harus diputuskan itu biasanya memiliki bobot yang sama
berat; tapi tetap harus diputuskan.
Three of Swords
Three of Swords melambangkan perbedaan persepsi antara
diri sendiri dengan pihak-pihak lain. Perbedaan
persepsi atau cara pandang bukanlah kata akhir dalam
suatu komunikasi yang berkelanjutan. Tetapi memang ada
dorongan naluriah agar perbedaan itu dijembatani satu
persatu sehingga tercapai saling pengertian.
Four of Swords
Four of Swords berarti melepaskan segala kekuatiran
atau kecemasan tentang suatu hal karena memang tidak
ada lagi yang bias dilakukan selain berhenti berusaha
dan membiarkan hal itu berjalan dengan sendirinya.
Pasrah. Dan memang itu yang harus dilakukan ketika
seseorang mencapai tahap ini.
Five of Swords
Five of Swords adalah berjalannya usaha yang
melibatkan pertukaran ide dan pandangan. Bukan
berjalan dengan dipaksakan, tetapi berjalan dengan
sendirinya. Bahkan bisa dikatakan tanpa usaha sama
sekali, seakan-akan telah ada mekanisme yang
ditempatkan di dalam suatu hubungan tertentu sehingga
dapat secara otomatis menjalankan tugasnya.
Six of Swords
Six of Swords adalah suatu upaya pencapaian sesuatu
yang masih dijalankan, masih dalam proses. Kalau
diibaratkan sebagai suatu perjalanan, maka situasi ini
adalah saat ketika seseorang ada di tengah perjalanan.
Prosesnya telah dimulai, sedang berjalan dan, apabila
diteruskan, akan segera mencapai tujuan atau
kesepakatan tertentu.

Seven of Swords

Seven of Swords adalah segala macam taktik atau metode
komunikasi yang diterapkan agar suatu tujuan bisa
tercapai. Ada metode yang langsung dan terbuka, dan
ada pula yang menggunakan segala akal muslihat. Seven
of Swords adalah taktik komunikasi yang penuh dengan
akal muslihat demi memenangkan tujuan yang diinginkan.
Eight of Swords
Eight of Swords adalah situasi dimana seseorang merasa
tidak mempunyai pilihan lain, atau merasa bahwa
baginya hanya tersedia satu pilihan yang mau tidak mau
harus diambilnya pula. Bukan berarti tidak ada
alternatif lain, tetapi diri orang yang bersangkutan
memang sedang berkutat dengan pilihan yang dirasanya
cuma satu itu.
Nine of Swords
Nine of Swords merupakan lambang dari keadaan dimana
seseorang tidak tahu lagi mengenai pilihan apa yang
harus diambilnya dan bagaimana cara mengkomunikasikan
keinginan dan rasa kuatirnya itu. Segalanya terasa
seperti lepas kendali tanpa ada kepastian tentang apa
yang harus disampaikannya kepada pihak lain.
Ten of Swords
Ten of Swords adalah situasi maksimum yang mampu
dilakukan oleh seseorang untuk memikirkan secara
tuntas tentang suatu hal dan mengkomunikasikannya
kepada orang-orang yang berkepentingan. Hal ini
tercapai ketika semua tahap komunikasi telah dilalui
sehingga dapat secara gambling berbicara apa adanya.
Page of Swords
Page of Swords adalah simbol dari situasi yang dapat
dimengerti dengan jelas. Bisa juga berarti seseorang
dalam kehidupan penanya yang ciri-cirinya: cerdas,
banyak bicara, tidak sabar, tidak terlalu bisa empati
dengan perasaan orang lain. Usianya sekitar 20 tahun,
dan bisa seorang pria maupun seorang wanita.
Knight of Swords
Knight of Swords adalah situasi yang berubah secara
tiba-tiba tanpa ada peringatan. Tiba-tiba bisa muncul
suatu keputusan yang dikomunikasikan dengan
tergesa-gesa dan langsung harus dimengerti. Bisa juga
berarti seseorang dengan ciri-ciri sama seperti Page
of Swords namun usianya agak lebih tua. Knight of
Swords adalah orang yang biasanya membawa perubahan
cepat dalam situasi status quo.

Queen of Swords

Queen of Swords adalah kemampuan untuk
mengkomunikasikan jati diri atau hal-hal yang dianggap
penting secara ringkas, padat, dan langsung. Tidak ada
pertimbangan tenggang rasa atau ketersinggungan ketika
mengkomunikasikannya. Apabila seseorang dalam
kehidupan penanya, maka biasanya seorang wanita dengan
ciri-ciri sama dan berusia sekitar 40 tahun atau
lebih.
King of Swords
King of Swords adalah situasi dimana penanya memiliki
kemampuan untuk membuat peraturan yang berlaku bagi
orang-orang lainnya. Ada sesuatu yang dikomunikasikan
kepada orang-orang lainnya dengan cara langsung,
termasuk alasan-alasannya yang juga jelas dan dapat
diuraikan. Apabila melambangkan seseorang, maka
ciri-cirinya adalah: seorang pengambil keputusan,
tegas dan cerdas, berusia sekitar 40 tahun atau lebih.

Arkana Minor Elemen Air (Cups)


Ace of Cups

Ace of Cups adalah simbol kekuatan emosional yang
berada di dalam situasi tertentu, atau bahkan di diri
seseorang. Kekuatan emosional berarti
pertimbangan-pertimbangan berdasarkan perasaan: bisa
rasa suka, rasa tidak suka, atau bahkan rasa tak
perduli. Dan itu berimplikasi kepada hubungan antar
pribadi yang dijalankan.
Two of Cups
Two of Cups adalah keterikatan emosional dengan orang
atau hal tertentu. Bisa dengan pasangan hidup,
kekasih, atau bahkan dengan pekerjaan atau hobby.
Kelekatan itu bisa dirasakan seolah-olah menjadi
bagian dari diri sendiri, walaupun sebenarnya itu
adalah orang yang berbeda, atau bahkan sesuatu hal di
luar diri sendiri.
Three of Cups
Three of Cups adalah simbol dari lingkungan pergaulan
yang dekat dengan diri; sedemikian dekatnya sehingga
bisa saling menikmati kehadiran satu sama lain bahkan
untuk waktu yang relatif sering atau terus-menerus.
Ada suatu perasaan senasib yang bisa dibagi, dan ada
suatu kelekatan dengan pribadi-pribadi lain yang
mirip.
Four of Cups
Four of Cups merupakan simbol dari perasaan yang ingin
mengalami kembali puncak kebahagiaan seperti yang
pernah dialami di masa lalu. Ada ketidak-puasan dan
ketidak-mengertian mengenai emosi yang dikejar itu.
Kenapa tidak bisa dirasakan lagi?
Dan emosi itu akan terus dikejar dengan akibat fatal:
tidak tercapai.
Five of Cups
Five of Cups adalah situasi tengah antara memberi dan
menerima secara emosional. Antara memberi tanpa pamrih
dan mengharap untuk memperoleh empati emosional dalam
kadar yang sama. Akibatnya adalah rasa kecewa karena
dalam perhitungan untung-rugi hubungan antara pribadi,
setiap orang selalu merasa bahwa dirinyalah pihak yang
memberi lebih dibandingkan pihak lainnya.
Six of Cups
Six of Cups adalah keadaan dimana diri selalu teringat
kepada seseorang atau hal yang sangat menyentuh hati
dan melekat selamanya bahkan hingga saat kini. Bisa
situasi masa kecil, bisa pula seseorang yang bertemu
di masa lalu, bisa pula suatu memori manis yang,
walaupun tidak diperhatikan, selalu muncul kembali dan
menempati satu relung permanen di dalam hati.
Seven of Cups
Seven of Cups melambangkan harapan-harapan emosional
tentang hubungan-hubungan yang akan bisa dibina dengan
berbagai macam orang, walaupun itu baru berupa
angan-angan belaka. Situasi ini melibatkan banyak
fantasi dan imajinasi yang digerakkan oleh diri
sendiri sehingga seolah-olah nyata padahal itu hanya
ada di pikiran saja.
Eight of Cups
Eight of Cups melambangkan orang banyak yang
hubungannya sudah sedemikian erat dengan diri sendiri
sehingga sudah dianggap sebagai anggota keluarga atau
teman dekat, dengan implikasinya bahwa
pertimbangan-pertimbangan dari orang banyak itu akan
mempengaruhi hubungan antar pribadi dan keputusan yang
diambil oleh diri sendiri.

Nine of Cups

Nine of Cups adalah situasi dimana diri sudah tidak
lagi membedakan antara berbagai jenis teman yang
ditemuinya; suatu situasi dimana diri sudah bisa
menerima apapun yang ditemuinya, dan tidak lagi
terpengaruh oleh siapa yang menemaninya atau
ditemuinya saat itu. Kunci dari simbol ini adalah
kemampuan untuk menikmati hubungan pribadi.
Ten of Cups
Ten of Cups merupakan simbol dari situasi dimana diri
dibutuhkan oleh banyak orang dari berbagai kalangan:
tua, muda, penting, maupun biasa-biasa saja. Banyak
orang yang membutuhkan kehadirannya, dan hal itu akan
dirasakan oleh dirinya sebagai sesuatu yang membawa
kebahagiaan. Kebahagiaan yang terbesar ketika bisa
memberikan apa yang ada di dirinya dan dibutuhkan oleh
orang banyak tanpa pilih kasih.
(bersambung ke Bagian 5/Terakhir)

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 3

ARKANA MINOR
Arkana Minor adalah 56 kartu tarot yang melambangkan tindakan-
tindakan di dalam kehidupan manusia. Ada tindakan yang dilakukan
dalam bentuk fisik semata-mata, dan itu dinyatakan oleh kartu-kartu
berelemen api (Wands). Tindakan secara mental intelektual, termasuk
komunikasi lisan dan tulisan, dinyatakan oleh kartu-kartu berelemen
udara (Swords). Tindakan yang melibatkan emosi atau hubungan antar
pribadi dinyatakan oleh kartu-kartu berelemen air (Cups). Dan
tindakan-tindakan yang melibatkan hal-hal konkrit seperti mengalirnya
transaksi uang, pemberian penghargaan, dan sebagainya akan dinyatakan
oleh kartu-kartu berelemen tanah (Pentacles). Tentu saja jarang
sekali perilaku manusia semata-mata hanya berdasarkan salah satu
elemen itu saja: api, udara, air, atau tanah. Kebanyakan tindakan
kita selalu melibatkan keempat unsur itu: tindakan secara fisik yang
diikuti oleh pertukaran mental intelektual maupun emosi; selain ada
juga elemen tawar-menawar. Karenanya, untuk arti yang akurat tetap
diperlukan intuisi dalam pembacaan tarot sesungguhnya.
Di bawah ini saya akan menuliskan arti kartu-kartu Arkana Minor
secara umum; maksudnya, arti kartu-kartu di dalam ruang vakum ketika
pertimbangan lokal dan temporal tidak ada. Konteks pertanyaan yang
sangat menentukan arti spesifik kartu dalam pembacaan sebenarnya juga
tidak diformulasikan. Hal ini perlu dipertegas kembali karena ketika
kita berada dalam situasi pembacaan sebenarnya, konteks pertanyaan
selalu relevan, sehingga arti kartu yang diberikan di bawah ini
otomatis akan mengikuti konteks spesifik dari pertanyaan yang tentu
saja berbeda-beda.
Arkana Minor Elemen Api (Wands)
——————————-
Ace of Wands
Ace of Wands berarti sumber kekuatan untuk melaksanakan suatu rencana
telah ada dan tinggal menjalankannya saja. Tanpa perlu dipikirkan
kembali bagaimana melaksanakannya, dan bahkan tanpa perlu
mempertimbangkan keberatan pihak lain maupun keperluan mengumpulkan
modal untuk memulainya. Tinggal menjalankan saja.
Two of Wands
Two of Wands adalah pekerjaan yang telah dimulai dan berjalan sekitar
20 %. Jadi jalannya masih panjang agar pekerjaan atau tugas itu
selesai. Tetapi, energi yang dimiliki masih banyak sehingga tidak
banyak masalah berarti. Ini adalah periode “bulan madu”, ketika
seseorang baru saja memasuki pekerjaan baru.
Three of Wands
Three of Wands adalah pekerjaan yang sudah menunjukkan gejala akan
sukses, walaupun jalannya masih panjang. Masih banyak yang perlu
dikerjakan sehingga posisi yang dicanangkan bisa dipegang dengan aman
dan mampu berjalan dengan sendirinya.

Four of Wands

Four of Wands adalah pengakuan pertama bahwa pekerjaan yang
dijalankan itu sudah berhasil. Sudah ada keberhasilan yang terlihat
dalam arti pencapaian secara fisik. Kalau mengikuti analogi marathon,
Four of Wands adalah sukses dalam tahap pertama. Tapi masih ada
tahapan berikutnya yang harus dilalui.

Five of Wands

Five of Wands adalah persaingan fisik untuk memenangkan pekerjaan
yang ditangani. Banyak pihak lain yang juga bergerak di jalur yang
sama, sehingga mau tidak mau akan terjadi usaha saling menyikut.
Berat secara fisik, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi.
Six of Wands
Six of Wands adalah sukses yang bisa dibanggakan di hadapan lebih
banyak orang. Boleh dikatakan ini adalah sukses di tahap kedua. Lebih
dari separuh usaha yang harus dijalani telah dijalani dengan sukses
sehingga kebanggaan diri bertambah.
Seven of Wands
Seven of Wands adalah kemampuan untuk bertahan di puncak kemampuan
sehingga tidak perlu lagi berlari kesana kemari untuk menangani
pekerjaan. Apa yang harus dilakukan akan datang dengan sendirinya,
dan energi yang dikeluarkan tidaklah sebesar apa yang biasanya
dikeluarkan di masa lalu.
Eight of Wands
Eight of Wands adalah perluasan atau ekspansi kerja secara cepat ke
segala arah. Karena kemampuan telah terbuktikan, maka segalanya kini
berjalan dengan cepat, bahkan seolah-olah berjalan dengan sendirinya,
otomatis tanpa ada yang mengendalikan dengan penuh kesadaran seperti
pada saat memulai usaha.
Nine of Wands
Nine of Wands adalah tahap terakhir ketika harus maju menuntaskan apa
yang telah dimulai. Pertanyaannya: Apakah akan mengambil tantangan
itu sehingga apa yang dimulai akan tuntas? Apabila mau, tantangan
bisa diambil karena tenaga untuk mencapainya masih ada.
Ten of Wands
Ten of Wands adalah beban yang luar biasa berat secara fisik yang
harus ditanggung. Memang sukses, tetapi kesuksesan itu tidak datang
dengan cuma-cuma. Ada harga yang harus dibayar berupa pengorbanan
diri menanggung beban pekerjaan yang terus-menerus datang bertubi-
tubi sehingga bukan penikmatan melainkan penderitaan yang dialami.
Page of Wands
Page of Wands berarti kabar gembira tentang pekerjaan. Bisa juga
berarti seseorang; yaitu seorang pria atau wanita muda dengan ciri-
ciri sebagai berikut: periang, bersifat penuh petualangan, bertindak
gegabah (bertindak lebih dahulu dan berpikir belakangan), dan tidak
terlalu memperdulikan perasaan pihak lain atau tidak sensitif.
Knight of Wands
Knight of Wands berarti situasi yang berjalan terus tanpa perlu
menoleh ke belakang. Ada energi yang bergerak dengan sendirinya,
walaupun belum tentu membawa hasil secara nyata. Bisa juga berarti
orang sesungguhnya dalam konteks yang ditanyakan. Apabila orang,
kemungkinan besar orang itu berusia sekitar 30 tahun dan berposisi
menengah di keorganisasian. Sifatnya seperti api: langsung bertindak
dan tidak terlalu banyak berpikir atau bermain perasaan.
Queen of Wands
Queen of Wands berarti suatu situasi usaha atau bisnis yang
dijalankan secara handal. Bisa berarti orang sesungguhnya di
kehidupan penanya: istri penanya, atasan penanya, atau rekan sekerja
penanya. Dan biasanya memang melambangkan seorang wanita yang
bersifat keras dalam melaksanakan kemauannya. Seorang wanita karier
yang tidak emosional dan bahkan cenderung bersifat maskulin.
King of Wands
King of Wands berarti kemampuan untuk melaksanakan pekerjaan melalui
banyak orang. Ada banyak orang yang bisa diberi berbagai macam tugas
sehingga segalanya akan bisa berjalan dengan lancar. Bisa juga
melambangkan orang sesungguhnya dalam kehidupan penanya. Bisa suami
penanya, atasan penanya, rekan sekerja penanya, dsb. Yang jelas,
simbol ini biasanya memperlihatkan seorang pria yang sangat mampu
untuk melaksanakan kemauannya tanpa perlu berkomunikasi maupun
berempati secara panjang lebar dan komprehensif. A man of action.
(bersambung ke Bagian 4)

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 2

IX. The Hermit
The Hermit adalah simbol dari sesuatu di dalam diri penanya yang
selalu menunjukkan dengan pasti apa yang perlu dilakukannya agar
segala potensi dirinya bisa terwujud. Dalam budaya tertentu, simbol
ini bisa mengambil bentuk sebagai malaikat pelindung (guardian angel).
Kenapa malaikat pelindung? Karena malaikat pelindung adalah roh yang
diberikan tugas khusus oleh YME untuk menjaga keselamatan seseorang,
menunjukkan jalan yang harus ditempuh seseorang, menerangi jalan hidup
seseorang. Dalam budaya lain, roh ini bisa disebut sebagai leluhur.
Kenapa leluhur? Karena leluhur dipercayai sebagai mereka yang telah
mendahului kita berpindah ke alam sana tetapi masih terikat dengan
kita sebagai keturunannya. Jadi, prinsip pemberian bantuan tanpa
pamrih itu tetap berlaku apapun simbol yang diambil. Lalu, apa saran
yang diberikan oleh alam bawah sadar penanya apabila kartu ini muncul?
Sarannya sederhana saja: ikutilah apa yang telah ditunjukkan di dalam
kesadaran itu.
X. Wheel of Fortune
Wheel of Fortune berarti roda keberuntungan. Sebagai suatu simbol
archetype, roda keberuntungan mengandung semua unsur alam semesta:
api, air, udara, tanah. Artinya, ada penggunaan semua aspek yang ada
di diri manusia sehingga keberuntungan itu hadir. Tidak ada yang
kebetulan, semua sinkronisitas. Karena sinkron, maka terjadilah
keberuntungan itu. Bisa karena hal-hal yang telah dilakukan oleh
penanya di masa lalu, bisa juga karena penanya telah membina hubungan
dengan mereka yang terbuka terhadap pemikiran dan pandangannya. Yang
jelas, apabila kartu ini muncul, berarti penanya telah menggenggam
potensi untuk mewujudkan salah satu tonggak penting dalam
kehidupannya. Apabila yang ditanyakan tentang perjodohan, maka
biasanya kartu ini menunjukkan bahwa orang yang ditanya itu memang
jodohnya. Jadi, ada hubungannya juga dengan takdir, walaupun kita
harus berhati-hati sekali. Takdir memang ada, tapi tidak selalu.
Sebahagian besar dari kehidupan kita adalah pilihan, termasuk jodoh.
Apabila mau dijalani, maka jadilah. Apabila tidak mau, maka akan
muncul kandidat lainnya. Saya sendiri berulang-kali melihat bahwa
kartu Wheel of Fortune memperlihatkan suatu bentuk hubungan takdir
yang harus dijalani.
XI. Justice
Justice adalah simbol dari potensi-potensi untuk menghasilkan suatu
kesepakatan bersama yang kemungkinan besar mengambil bentuk tertulis.
Suatu kesepakatan tertulis di depan hukum. Bisa juga berarti hal-hal
yang sudah dipertimbangkan dengan masak-masak dan diuraikan dengan
sejelas mungkin di hadapan pihak-pihak yang relevan. Sebagai suatu
sumber energi dari alam bawah sadar, Justice menghimbau penanya agar
menggunakan segala kemampuannya untuk bersikap impartial atau tidak
memihak. Untuk bersikap adil dan seimbang dalam memberikan
pendapatnya. Apabila itu dijalankan, maka penanya akan bisa mengambil
manfaat darinya. Apabila tidak dijalankan, maka potensi itu tetap akan
menjadi potensi belaka, tidak menjadi realitas. Apapun spesifiknya,
Justice selalu melibatkan komunikasi: bicaralah, komunikasikanlah… dan
komunikasi selalu berarti ada pihak-pihak lain. Ada yang harus
disodorkan kepada pihak lain, dan ada pula yang harus diterima oleh
penanya.
XII. The Hanged Man
Simbol dari the Hanged Man adalah manusia yang digantung terbalik.
Kaki di atas dan kepala di bawah. Artinya bukanlah pemutar-balikkan
fakta-fakta, melainkan penggunaan pengetahuan atau keahlian yang telah
dimiliki oleh penanya secara nyata dalam kehidupannya. Asumsinya
adalah adanya hal-hal yang telah diketahui oleh penanya sendiri tetapi
belum diterapkannya. Penanya merasa bahwa dia bisa ditertawakan
apabila hal itu diungkapkan dan diterapkannya. Kenapa? Karena tidak
ada orang lain yang menggunakan cara atau metode itu. Tetapi alam
bawah sadar penanya sendiri justru memberikan saran agar cara itu
diterapkan saja. Cara itu memang kreatif, dan tidak ada yang bisa
melihatnya selain penanya sendiri. Dengan menggunakan cara yang telah
diketahuinya itu, maka jalan ke depan akan semakin terbuka. Itulah
pesan dari the Hanged Man. Dan penggunaan cara itu biasanya melalui
hubungan antar pribadi: bisa dengan komunikasi verbal, bisa juga
dengan empati.
XIII. Death
Death tentu saja berarti kematian. Tetapi ini simbol belaka, dan bukan
berarti harafiah. Kenapa kematian? Karena kematian adalah yang akan
dialami oleh kita secara simbolis apabila kita tetap berkutat dalam
bentuk hubungan pribadi yang sama dan monoton dengan orang-orang
tertentu. Hubungan pribadi itu selalu berubah, bahkan dalam hubungan
yang memuaskan sekalipun. Perlu ada perubahan dalam hakekat hubungan
sehingga apa yang beku itu bisa kembali mencair dan spontanitas serta
kreatifitas bisa berjalan kembali dengan lancar. Jadi, alam bawah
sadar penanya menyarankan agar hubungan antar pribadi tertentu yang
ditanyakan oleh penanya ditinjau kembali. Ditinjau kembali dan
diusahakan agar terjadi pergerakan ke arah lain. Apabila hubungan
terlalu dekat, maka perlu diambil jarak sehingga penanya bisa lebih
obyektif. Apabila terlalu dingin, maka penanya perlu berusaha untuk
lebih dekat agar bisa lebih memahami. Cuma itu saja yang perlu
dilakukan, dan memang tidak perlu terlalu drastis. Cukup agar ada
perubahan yang bisa dirasakan sehingga spontanitas dan kreatifitas
bisa berjalan.
XIV. Temperance
Temperance adalah simbol dari mengalirnya usaha-usaha dua arah. Ada
yang diberikan kepada orang lain oleh penanya, dan ada yang diterima
oleh penanya dari pihak lain. Karena ada sesuatu yang mengalir dalam
aktifitas timbal balik, maka Temperance juga menyimbolkan penyembuhan.
Ada sesuatu di diri penanya yang disembuhkan oleh pihak lain, dan ada
kekurangan di pihak lain yang bisa diisi oleh penanya. Saran dari alam
bawah sadar penanya berupa dorongan agar dilakukan inisiatif untuk
memulai proses itu, proses timbal balik berupa aktifitas fisik
sehingga apa yang kurang di diri masing-masing bisa saling terisi.
Beda archetype ini dengan yang lain adalah pada penekanannya.
Temperance lebih menekankan “sharing” secara fisik dalam bentuk
aktifitas yang dijalankan bersama. Archetype lain bisa menekankan
“sharing” berbentuk mental atau emosional. Berbeda bentuk
penekanannya. Sebagai suatu archetype, Temperance juga merupakan
simbol penyembuhan fisik, atau potensi untuk mengaktualisasikan suatu
rekonsiliasi secara fisik.
XV. The Devil
The Devil adalah iblis. Simbol ini dikenal sebagai roh penggoda
manusia dengan iming-iming hal tertentu yang digandrungi. Apabila
manusia tergoda, maka dia akan terikat selamanya kepada si iblis dan
tidak bisa melepaskan dirinya lagi. Secara rasional, hal kegandrungan
kepada sesuatu itu bisa diartikan sebagai suatu obsessi. Dan obsessi
adalah arti dari kartu arkana mayor yang satu ini. Apabila kartu ini
muncul, maka berarti bahwa hal yang ditanyakan memang benar-benar
diinginkan oleh penanya, malahan benar-benar memenuhi hati dan
pikirannya sehingga menjadi semacam obsessi. Tentu saja hal itu normal
saja, setiap orang memiliki obsessi tertentu dalam saat tertentu.
Tetapi obsessi yang telah melewati waktu yang sewajarnya bukanlah hal
yang sehat, sehingga alam bawah sadar penanya merasa perlu untuk
menyarankan agar obsessi itu ditinggalkan. Itulah pesan dari kartu ini
apabila muncul: stop obsessi itu.
XVI. The Tower
The Tower adalah intervensi langsung dari YME dalam kehidupan penanya.
Bentuk pastinya seperti apa memang tidak bisa langsung diketahui, yang
jelas ada intervensi langsung berupa sesuatu yang datang tiba-tiba
tanpa direncanakan dan diharapkan. Mengapa ada intervensi dari YME?
Karena ada kebekuan di kehidupan si penanya, dan si penanya merasa
tidak bisa mengambil jalan lain lagi. Karena ada kebekuan, dan hakekat
dari alam semesta adalah pergerakan, maka muncullan intervensi itu.
Apabila kartu itu muncul di posisi masa depan, maka penanya haruslah
diberikan pengertian agar bersiap-siap untuk menghadapi sesuatu yang
akan segera muncul di kehidupannya. Sesuatu yang mendadak muncul bisa
berakibat baik, bisa juga berakibat buruk. Tetapi, apabila penanya
sudah siap untuk menghadapi situasi apapun, bahkan situasi yang paling
burukpun masih memiliki kesempatan untuk dihadapi dengan dewasa
sehingga membawa kebaikan.
XVII. The Stars
The Stars adalah alam semesta atau kosmos. Alam luas yang mencakup
bumi, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Artinya adalah dunia luas
dimana penanya hidup, dan bukan hanya dunia sehari-hari berupa orang
atau hal itu-itu saja yang ditemuinya secara rutin. Sebagai suatu
sumber energi atau archetype, the Stars adalah potensi yang dimiliki
oleh penanya untuk meluaskan cakupan lingkungan pergaulannya dengan
mereka yang sebenarnya telah diketahuinya tetapi belum ditemuinya
secara intensif. Saran dari alam bawah sadar adalah agar orang-orang
itu ditemui karena akan ada pertukaran informasi yang akan berguna
bagi penanya. Akan ada perluasan perspektif atau cara pandang, bahkan
berpotensi untuk merubah cara pandang yang selama ini dipegang oleh
penanya. Alam semesta ada untuk dieksplorasi, untuk ditemui,
dimengerti, dan diinkorporasikan ke dalam diri. Pengertian dari dunia
luas selalu memiliki potensi untuk menjadi pengertian pribadi dari si
penanya. Implisit disini adalah upaya penghilangan rasa takut, karena
ketakutan adalah yang menghalangi orang untuk menjadi diri sendiri dan
berkomunikasi secara terbuka dengan alam semesta (lingkungan baru,
pemikiran baru, agama lain, dsb).
XVIII. The Moon
The Moon adalah sumber energi berupa naluri-naluri yang ada di alam
bawah sadar penanya. Naluri adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu
tanpa tahu apa sebabnya. Yang diketahui hanyalah bahwa ada sesuatu
yang perlu dilakukan, dan itu bisa dilakukan apabila mau. Naluri atau
instink itu berada di dalam alam bawah sadar manusia dan bisa dibawa
ke dalam alam kesadaran. Spesifiknya bisa berupa bakat dalam bidang
tertentu. Bisa bakat seni, bisa bakat bisnis, bisa bakat bergaul, dll.
Tetapi itu semuanya masih berupa potensi saja karena belum
didaya-gunakan. Munculnya kartu arkana mayor the Moon memperlihatkan
kepada penanya bahwa naluri di bidang tertentu yang dimilikinya belum
digunakan. Dan sarannya adalah: gunakanlah! Apabila naluri itu
digunakan, maka penanya akan semakin bertambah kemampuannya untuk
lebih mengerti sesama manusia, untuk lebih mengerti apa yang harus
dilakukannya agar masalah yang dihadapinya bisa terselesaikan. Memang
lebih di alam hubungan antar pribadi atau energi empatik.
XIX. The Sun
The Sun adalah simbol dari kemampuan menghasilkan materi yang
berlimpah-limpah dari pekerjaan yang dilakukan, sekaligus potensi
untuk menikmatinya. Ada sesuatu yang bisa dilakukan oleh penanya, dan
potensinya memang besar dalam aspek pemasukan. Tentu saja pemasukan
bisa berarti materi, bisa juga berarti penghargaan, atau bahkan
kesempatan untuk mempraktekkan bakat dan minat. Yang jelas, potensi
itu sekaligus mengisyaratkan bahwa sesuatu yang diterima itu juga akan
dinikmati. Ada pemasukan yang disimpan atau dipergunakan untuk
investasi berikutnya, tetapi the Sun tidak demikian. Yang masuk akan
dinikmati, dipergunakan, dan bukan hanya disimpan belaka. Saran dari
alam bawah sadar juga di arah yang sama: Nikmatilah hidup Anda!
Apabila selama ini penanya terlalu kuatir akan keuangannya sehingga
terlalu hemat, maka melalui kartu ini alam bawah sadarnya memberikan
petunjuk agar mulai menikmati hidup.
XX. Judgement
Judgement secara harafiah berarti penghakiman. Kenapa penghakiman?
Karena ada yang perlu dinilai: benar atau salah, baik atau buruk,
lebih banyak baiknya atau buruknya. Bentuk simbolnya adalah manusia
mati yang dibangkitkan kembali pada hari akhir (kiamat) untuk
dihakimi. Tetapi itu simbol belaka. Artinya adalah bahwa manusia harus
berubah secara drastis, harus berubah total agar bisa menghadapi
tantangan-tantangan baru yang ada di hadapannya. Saya sekarang tidak
sama dengan saya lima tahun yang lalu karena saya telah berubah
drastis, dan karena saya telah berubah drastis, maka saya sanggup
menghadapi tantangan hidup di kekinian saya. Dan perubahan drastis
dalam kehidupan harus dimulai di diri saya sendiri. Itulah pesan dari
sumber energi di archetype ini: harus berubah seolah-olah lahir
kembali menjadi manusia baru! Menjadi manusia baru berarti tidak
memperhitungkan apa yang ada di belakang, tidak memperhitungkan segala
sesuatu yang negatif di masa lalu, segalanya itu dianggap tidak ada
sehingga penanya bisa memulainya kembali seperti seorang bayi yang
baru lahir.
XXI. The World
The World adalah simbol dari menyatunya semua elemen kehidupan secara
harmonis di kehidupan seseorang sehingga apa yang telah dimulainya di
masa lalu kini telah tercapai. Dengan kata lain, segala tujuan-tujuan
yang dicanangkan oleh seseorang ketika memulai suatu usaha tertentu
telah tercapai. Tujuan tercapai. Itulah arti dari archetype ini.
Apabila tujuan telah tercapai, apa yang harus dilakukan? Bersyukur,
tentu saja. Dan bersyukur adalah yang disarankan oleh alam bawah sadar
penanya apabila kartu ini muncul. Bersyukur karena apa yang
ditargetkan telah tercapai. Bersyukur bahwa sekarang akan ada hal lain
lagi yang harus mulai dicanangkan dan dikejar. Bersyukur bahwa hal
baru yang ditargetkan untuk dicapai itu, bahkan mungkin sebenarnya
telah tercapai secara potensial rohaniah. Yang diperlukan hanyalah
menjalankannya saja.
(bersambung ke Bagian 3)

Arti 78 Kartu Tarot – Bagian 1

Arti dari tiap kartu tarot bisa bermacam-macam,
tergantung dari pertanyaan yang diajukan. Karenanya,
daftar arti dari tiap kartu sangatlah banyak apabila
ingin dituliskan. Tetapi hal itu sebenarnya tidak
perlu karena, dalam suatu interaksi aktual pembacaan
kartu tarot antara penanya dan pembaca tarot, arti
dari kartu yang muncul dalam pembacaan itu akan keluar
dengan sendirinya dari mulut si pembaca tarot.
Munculnya melalui intuisi si pembaca tarot, dan
berjalannya mengikuti prinsip sinkronisitas seperti
diuraikan oleh Carl Gustav Jung di dalam
tulisan-tulisannya.
Dengan alasan itulah, maka saya memilih untuk
menuliskan pengertian dari tiap kartu sehingga mereka
yang berminat untuk mempelajari dan mempraktekkan
kartu tarot akan bisa menangkap esensi dari arti tiap
kartu. Berdasarkan pengertian akan esensi dari arti
tiap kartu, pertanyaan yang diajukan akan bisa
dijawab, dan kita tidak perlu tergantung lagi pada
daftar arti.
Arti spesifik suatu kartu juga akan tergantung di
posisi apa kartu itu muncul di dalam tebaran. Dalam
Tebaran Tiga Kartu, hanya ada tiga posisi yang
mungkin, yaitu Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan.
Jadi, interpretasi tentang arti spesifik kartu juga
harus memperhitungkan posisi kartu di dalam tebaran,
selain pengertian dari kartu itu sendiri. Ada pula
nuansa-nuansa yang berasal dari peringkat derajad
elemen (elemental dignity) yang harus diperhitungkan
ketika kartu-kartu telah mengambil posisinya
masing-masing. Tetapi, lebih dari semua hal ini, yang
paling penting adalah pertanyaannya. Konteks
pertanyaan yang diajukan oleh penanya adalah hal utama
yang akan menentukan interpretasi yang akan diberikan
oleh seorang pembaca tarot. Tebaran dengan kartu-kartu
yang sama akan memberikan jawaban berbeda dalam
konteks pertanyaan yang berbeda. Prinsip ini berlaku
umum, baik bagi arkana mayor maupun arkana minor.
Berikut ini akan saya uraikan secara singkat mengenai
pengertian arti dari tiap kartu. Pengertian yang saya
berikan berada di dalam ruang vakum karena tidak
dikaitkan dengan pertanyaan apapun. Berarti, dalam
penggunaan aktual kartu tarot ketika seorang penanya
berhadapan langsung dengan seorang pembaca tarot, si
pembaca harus mampu menempatkan pengertian umum ini di
dalam konteks spesifik pertanyaan yang diajukan,
selain di dalam konteks interaksinya dengan
kartu-kartu lain yang muncul di dalam tebaran.
Pembacaan tarot aktual selalu mengenai interpretasi
yang spesifik. Di bagian ini, kita hanya membahas
mengenai pengertian mengenai arti kartu secara umum.
Arkana Mayor
Kartu tarot arkana mayor berjumlah 22 helai dan
menyimbolkan hal-hal yang bersifat spiritual atau
rohaniah. Sesuatu hal bersifat sebagai spirit atau roh
apabila bergeraknya di alam roh, dan bukan di alam
fisik. Ada kaitan antara alam roh dan fisik berupa
energi-energi. Tetapi energi-energi itu harus
diaktifkan agar kaitan antara roh dan alam fisik bisa
berjalan dengan baik. Pengaktifan energi dilakukan
melalui konsentrasi, dan konsentrasi bisa berupa
aktifitas mental, emosional, maupun fisikal. Jadi,
bisa dilakukan di alam pikiran saja, di alam perasaan
saja, di alam fisik saja, atau gabungan dari ketiga
jenis aktifitas itu sekaligus. Menurut pengalaman
saya, pengaktifan sumber-sumber energi spiritual atau
rohaniah yang disimbolkan oleh kartu tarot arkana
mayor selalu melibatkan mental, fisik, dan emosi. Ada
sesuatu yang berada di alam roh dan menunggu untuk
diaktualisasikan di alam fisik, sehingga harus
dilakukan sesuatu agar aktualisasi itu menjadi nyata.
Dengan kata lain, kartu-kartu arkana mayor menunjukkan
potensi-potensi yang akan terwujud di alam fisik
apabila dilakukan hal-hal tertentu.
Jadi, pengertian pertama mengenai arkana mayor secara
umum adalah adanya potensi perwujudan atau
materialisasi dari suatu sumber energi spiritual yang
spesifik. Bisa juga disebut sebagai Archetype (Tipe
Utama) apabila mengikuti istilah yang dipopulerkan
oleh psikolog Carl Gustav Jung. Potensi itu akan
terwujud apabila manusianya mau menerima dan
menjalankan kegiatan tertentu seperti disarankan oleh
esensi dari kartu arkana mayor yang tercabut di dalam
pembacaan. Pengertian kedua mengenai arkana mayor
secara umum adalah tentang adanya saran dari alam
bawah sadar si penanya sendiri yang disuarakan oleh
kartu arkana mayor yang tercabut. Tentu saja kita bisa
menggunakan istilah “the higher self” atau alam bawah
sadar (“subconscious mind”) untuk merujuk kepada
sesuatu yang diasumsikan memberikan saran kepada si
penanya; saya sendiri lebih suka menggunakan istilah
alam bawah sadar. Dan saran oleh alam bawah sadar si
penanya itu diberikan agar sumber energi spiritual
tertentu yang disimbolkan oleh kartu tarot arkana
mayor yang tercabut bisa termaterialisasi di kehidupan
si penanya.
o. The Fool
The Fool adalah simbol diri kita sendiri ketika harus
mengambil keputusan tanpa tahu konsekwensi apa yang
menanti di masa depan. Biasanya cuma ada dua pilihan
besar: ya atau tidak, dijalankan atau tidak. Kedua
pilihan besar itu sama menariknya dan sama kuatnya,
argumen pro dan kontra juga seimbang. Maka, apabila
kartu ini muncul, berarti bawah sadar penanya sedang
menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh si
penanya. Pegangannya demikian: apabila motivasi
penanya berada di dimensi rohani yang relatif bersih,
maka keputusan apapun yang diambil akan membawa
kebaikan. Apabila motivasi diwarnai oleh ambisi-ambisi
keduaniawian, maka penanya bisa terperosok ke dalam
jebakan yang diciptakannya sendiri. Ini adalah pilihan
terbuka bagi penanya untuk diputuskannya sendiri.
I. The Magician
The Magician adalah simbol dari kemauan, niat, atau
tekad yang berada di diri manusia. Kemauan adalah
suatu kekuatan energi untuk melaksanakan suatu
keputusan atau rencana. Sebelum suatu hal tampak di
permukaan secara fisik atau termaterialisasi, kemauan
atau niat sudah ada di diri manusia yang akan
mewujudkannya. Karena segala sesuatu adalah
sinkronisitas, maka tidak ada yang kebetulan. Apabila
sesuatu ternyata muncul di kehidupan seseorang,
berarti ada yang menginginkannya. Apabila kartu the
Magician muncul, berarti kemauan atau niat dari si
penanya sudah terkumpul; sudah ada niat, tekad, atau
kemauan untuk memutuskan atau melaksanakan sesuatu.
Masalahnya, hal itu belum dinyatakan atau
dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang terkait. Dan
alam bawah sadar si penanya memberikan saran agar hal
itu dikomunikasikan. Melalui komunikasi, sumber energi
dari the Magician akan bisa tersalurkan.
II. The High Priestess
The High Priestess adalah sumber kearifan yang berada
di dalam diri si penanya sendiri, walaupun belum
dipergunakan sebagaimana mestinya. Kearifan itu bisa
berarti ilmu pengetahuan, pengalaman, atau disiplin
yang berasal dari ketekunan kerja. Bisa juga berarti
teknik tertentu untuk mengatasi kobaran konflik antar
pribadi. Disini kuncinya adalah diri si penanya
sendiri juga. Maukah penanya menerapkan apa yang sudah
ada di dalam dirinya itu dalam situasi nyata yang kini
dihadapinya? Walaupun bawah sadarnya menyarankan agar
kearifan itu diterapkan saja, penanya mungkin masih
ragu-ragu. Keraguan adalah hal biasa, dan yang bisa
dilakukan oleh pembaca tarot adalah mempersilahkan
penanya untuk bertanya lebih spesifik tentang keraguan
yang menghambatnya sehingga apa yang disarankan oleh
bawah sadar si penanya itu bisa dilaksanakan.

III. The Empress

The Empress adalah potensi untuk menghasilkan hal-hal
nyata yang berlimpah-limpah. Hal ini bisa berupa
prestasi kerja, keuntungan usaha, penghargaan
masyarakat, dsb. Tetapi, sekali lagi, ini barulah
potensi untuk produktif, dan mungkin sama sekali belum
muncul walaupun segala sesuatu yang perlu telah
tertata di tempatnya masing-masing. The Empress adalah
simbol dari Dewi Keberuntungan atau Dewi Fortuna.
Sebagai suatu sumber energi, keberuntungan tidak perlu
melakukan hal lain selain menjadi dirinya sendiri.
Itulah saran dari alam bawah sadar penanya apabila
kartu ini muncul: jadilah diri sendiri dan
menghasilkan hal-hal nyata yang bisa membawa manfaat
bagi diri sendiri dan orang-orang lain. Dengan kata
lain: teruskanlah apa yang telah dicanangkan untuk
dijalankan itu karena akan membawa hasil berlimpah.

IV. The Emperor

The Emperor adalah simbol dari kekuatan berpikir
rasional dan logis sekaligus mempraktekkannya dengan
konsekwen tanpa pilih kasih. Kemampuan rasional bisa
aktual, bisa juga potensial, dan sama sekali tidak
tergantung pada gender seseorang. Seorang wanita bisa
saja lebih rasional daripada pria. Usia juga tidak
berpengaruh: banyak orang lebih muda justru lebih
rasional daripada generasi di atasnya. Tetapi, banyak
kemampuan berpikir dan bertindak rasional cuma berada
di alam roh atau di dimensi potensial saja. Sebagai
suatu potensi, the Emperor juga merupakan suatu sumber
energi bagi manusia yang memilikinya apabila
diterapkan dan dipraktekkan di dunia nyata dalam
kehidupan sehari-hari. Itulah yang disarankan oleh
alam bawah sadar penanya apabila kartu itu muncul.

V. The Hierophant

The Hierophant adalah simbol dari kekuatan energi yang
berasal dari prinsip-prinsip ketuhanan universal: bisa
berupa ajaran agama konvensional, bisa juga berupa
spiritualitas non konvensional. Yang implisit di dalam
sumber energi ini adalah jaring-jaring hubungan saling
mempengaruhi antara berbagai individu yang menganut
ajaran yang sama. Karena penanya memiliki hubungan
antar pribadi dengan mereka yang memiliki posisi
menentukan dalam ajaran kerohanian yang dianutnya,
maka tentu saja hal itu perlu dikultivasikan agar bisa
diperoleh manfaat maksimum. Dan memang itulah saran
dari alam bawah sadar penanya. Jadi, penanya perlu
melakukan pendaya-gunaan dari hubungan-hubungan yang
telah ada itu. Bisa dengan menerapkan prinsip-prinsip
ketuhanan universal itu di dalam kehidupannya sendiri,
bisa juga dengan kultivasi hubungan antar pribadi
dengan mereka yang ada di jaring-jaring yang sama.
VI. The Lovers
The Lovers adalah simbol dari sumber energi berupa
saling pengertian antara diri penanya dengan
orang-orang atau hal-hal tertentu di kehidupannya.
Saling pengertian itu begitu mendalam sehingga tidak
diperlukan lagi komunikasi melalui cara-cara normal
sebagaimana layaknya dalam interaksi biasa. Tetapi
disinilah letaknya batu sandungan dari simbol the
Lovers. Karena pengertian itu telah mendarah-daging,
penanya sering merasa bahwa hubungan itu agak aneh:
terkadang tertarik untuk mendekat, dan terkadang
seakan-akan ada yang menghalangi. Alasannya adalah
karena adanya saling pengertian atau perasaan
keterikatan yang mendalam itu. Pesan dari alam bawah
sadar penanya apabila kartu ini muncul biasanya
berkaitan dengan jenis komunikasi yang perlu dibina
dengan orang atau hal yang terkait. Intinya, ada suatu
ikatan saling pengertian karena kesamaan atau
kecocokan pribadi. Dan jenis komunikasi yang sesuai
tidak perlu ditentukan oleh norma-norma umum,
melainkan cukup oleh mereka yang terkait langsung di
dalam hubungan itu.
VII. The Chariot
The Chariot adalah sumber kekuatan spiritual berupa
keberhasilan secara emosional yang walaupun bisa
dirasakan, belum tentu bisa dilihat bukti-bukti
nyatanya di alam materi. Yang penting disini adalah
kenyamanan emosional, dan bukan penumpukan hasil yang
bisa dilihat oleh mata fisik. Kenyamanan emosional itu
selalu berkaitan dengan lancarnya hubungan dengan
lingkungan dimana si penanya berada. Jadi, walaupun
lingkungan kerja sedang mengalami kesulitan, belum
tentu kehidupan emosional terjangkiti juga. Bahkan,
bisa saja pribadi-pribadi yang terlibat justru sedang
berada di tahap kesuksesan dalam menjalani hubungan
antar pribadi, walaupun itu tidak disadari benar. Dan
saran dari alam bawah sadar penanya adalah agar
kesuksesan itu diterima dan disyukuri. Setidaknya ada
hal yang masih bisa tetap menyambung di tengah
berbagai distorsi yang dialami oleh penanya.
VIII. Strength
Strength adalah simbol dari kemampuan untuk
melaksanakan hal-hal yang diinginkan secara fisik.
Simbol energi ini bisa muncul manakala penanya merasa
bahwa dirinya tidak mampu untuk berdaya-upaya
melaksanakan tugas dan kewajibannya; manakala
dirasakannya bahwa tantangan yang harus dihadapinya
terlalu berat baginya. Memang terlalu berat, apabila
sumber energi berupa kekuatan fisik itu tetap
dibiarkan laten saja di alam potensial dan tidak
didaya-gunakan. Alam bawah sadar disini mengingatkan
penanya bahwa pada dasarnya kekuatan untuk
melaksanakan tugas dan kewajiban itu telah ada di
dirinya. Tidak perlu ada usaha lagi untuk memikirkan
cara menjalankan, atau bahkan cara melakukan
pendekatan pribadi dengan orang tertentu. Cukup
dilaksanakan saja, karena yang lain-lain itu
sebenarnya telah ada. Yang kurang adalah penggunaan
kemampuan diri yang potensial itu, sehingga solusinya
memang sederhana: gunakanlah kekuatan itu.
(bersambung ke Bagian 2)

kata kata bijak para ATHEIS

saya bukan pembuat kata-kata dibawah, tapi cuma ambil quotes dari orang-orang yang
sekedar bacaan saja untuk menambah wawasan dan menambah sudut pandang dalam hidup


Two hands working can do more than a thousand clasped in prayer. – Anonymous
dua tangan yang bekerja bisa melakukan lebih banyak dari pada seribu tangan berdoa

You’re basically killing each other to see who’s got the better imaginary friend
kamu pada dasarnya saling membunuh satu sama lain untuk menunjukan siapa diantara kalian yang memiliki teman imajinatif yang lebih baik

The fact that a believer is happier than a skeptic is no more to the point than the fact that a drunken man is happier than a sober one. The happiness of credulity is a cheap and dangerous quality
fakta bahwa orang yang beriman lebih bahagia dibanding orang yang tidak, tidak lebih dari pada fakta orang mabuk lebih bahagia dari pada orang yang sadar. kebahagiaannya berkualitas murahan dan berbahaya

Faith means not wanting to know what is true
kepercayaan berarti tidak berkeinginan untuk mengetahui kebenaran

I believe in God, only I spell it Nature.
aku percaya tuhan, hanya saja aku mengejanya alam

We must question the story logic of having an all-knowing all-powerful God, who creates faulty Humans, and then blames them for his own mistakes
kita harus mempertanyakan logika dari kisah seorang tuhan maha tau dan maha kuasa, yang menciptakan manusa yang penuh kesalahan, dan menyalahkan mereka untuk kesalahan dirinya sendiri

To surrender to ignorance and call it God has always been premature, and it remains premature today
menyerah kepada ketidak pedulian dan menyebutnya tuhan adalah terlalu cepat mengambal kesimpulan dan belum waktunya, dan sampe sekarang pun tetap begitu

A man is accepted into a church for what he believes and he is turned out for what he knows
seorang manusia diterima dalam gereja atas apa yang dia percaya, dan dia di tolak atas apa yang dia ketahui

Religion is regarded by the common people as true, by the wise as false, and by the rulers as useful " indonesia banget…!!
agama dianggap oleh awam sebagai kebenaran, oleh orang bijak sebagai kesalahan, dan oleh penguasa sebagai sesuatu yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingannya

Philosophy is questions that may never be answered. Religion is answers that may never be questioned
filosofi adalah pertanyaan yang mungkin takkan pernah terjawab. agama adalah jawaban yang mungkin takkan pernah dipertanyakan

Not only is there no god, but try getting a plumber on weekends
bukan hanya sekedar tuhan itu tidak ada, tapi coba saja mencari seorang tukang pipa pada hari libur

If I were not an atheist, I would believe in a God who would choose to save people on the basis of the totality of their lives and not the pattern of their words. I think he would prefer an honest and righteous atheist to a TV preacher whose every word is God, God, God, and whose every deed is foul, foul, foul. – Isaac Asimov
jika aku bukan seorang atheis, aku akan percaya pada tuhan yang akan memilih untuk menyelamatkan orang berdasarkan totalitas dari hidupnya dan bukan berdasarkan pola dari kata-katanya. kupikir tuhan lebih memilih seorang atheis yg jujur dan berbudi,
di banding seorang pengkotbah di TV yang setiap kata-katanya selalu TUHAN, TUHAN, TUHAN, tapi perbuatanya KOTOR KOTOR KOTOR….!!

Belief in the supernatural reflects a failure of the imagination
percaya pada supranatural mencerminkan kegagalan dalam berimajinasi

With or without religion, you would have good people doing good things and evil people doing evil things. But for good people to do evil things, that takes religion
dengan atau tanpa agama, tetap akan ada orang baik yang berbuat baik, dan orang jahat yang berbuat jahat. tapi untuk membuat orang baik melakukan hal jahat dibutuhkan agama

I still say a church steeple with a lightning rod on top shows a lack of confidence
saya tetap berpendapat, sebuah menara gereja dengan sebuah tiang penghantar petir di atasnya menunjukan kurangnya percaya diri

The world holds two classes of men – intelligent men without religion, and religious men without intelligence
dunia ini mengandung-mengandung kelas manusia - orang pintar yang tak beragama, dan orang beragama yg tak pintar

Since the Bible and the church are obviously mistaken in telling us where we came from, how can we trust them to tell us where we are going?
sejak kitab suci dan alkitab sudah jelas keliru dalam memberitahu kita tentang dari mana asal muasal kita, bagaimana kita bisa percaya agama untuk memberitahu kita kemana kita akan pergi

I distrust those people who know so well what God wants them to do because I notice it always coincides with their own desires
aku tidak percaya orang-orang yang tau apa yang tuhan ingin mereka lakukan, karena aku menyadari bahwa itu selalu kebtulan jika keinginan mereka dan tuhan sama

The invisible and the non-existent look very much alike
yang tidak terlihat dan yang tidak ada terlihat sangat mirip

Atheism leaves a man to sense, to philosophy, to natural piety, to laws, to reputation; all of which may be guides to an outward moral virtue, even if religion vanished; but religious superstition dismounts all these and erects an absolute monarchy in the minds of men
Ateisme menuntun manusia kepada akal sehat, filosofi, kearifan alam, hukum, dan reputasi ; yang salah satu atau semuanya menuntun pada kebajikan moral di luar kebiasaan, meskipun agama telah musnah ; tetapi takhayul agama menurunkan semua ini dan mendirikan monarki absolut dalam pikiran manusia

The God of the Old Testament is arguably the most unpleasant character in all fiction: jealous and proud of it; a petty, unjust, unforgiving control-freak; a vindictive, bloodthirsty ethnic cleanser; a misogynistic, homophobic, racist, infanticidal, genocidal, filicidal, pestilential, megalomaniacal, sadomasochistic, capriciously malevolent bully
tuhan dalam kitab perjanjian lama adalaha karakter yang paling tidak mnyenangkan dalam semua karya fiksi : iri dan bangga akan itu, picik, tidak adil, tidak pemaaf, gila control, pendendam, haus darah, penghapus etnis, pembenci wanita, merasa puas kalau menyakiti, rasis, perusak,gila kemuliaan, banyak tingkah, penindas yang lemah

It is not as in the Bible, that God created man in his own image. But, on the contrary, man created God in his own image. – Ludwig Feuerbach
bukan seperti dalam alkitab, bahwa tuhan menciptakan manusia bercerminkan dirinya sendiri, tapi kebalikannya, manusialah yg menciptakan tuhan dari cermin atas diri manusia sendiri

All the biblical miracles will at last disappear with the progress of science. – Matthew Arnold
semua keajaiban dalam alkitab pada akhirnya akan hilang dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengtahuan

Blind faith is an ironic gift to return to the Creator of human intelligence. – Anonymous
kepercayaan yang buta adalah sebuah hadiah yg ironis untuk dberikan kepada pencipta kepintaran manusia

Be thankful that you have a life, and forsake your vain and presumptuous desire for a second one. – Richard Dawkins
bersukurlah sudah bisa mendapatkan kehidupan. tinggalkanlah pemikiran angkuh dan sia-sia akan keinginan punya kehidupan kedua

What can be asserted without proof can be dismissed without proof. – Christopher Hitchens
apa yang di nyatakan tapi tanpa bukti, bisa di bubarkan tanpa bukti juga