Whitney Houston - One Moment in Time .mp3
Found at bee mp3 search engine

Selasa, 08 Januari 2013

Pertanyaan Baik Jawaban Baik (Tanya Jawab mengenai Buddhisme) - Bagian 2 - 

Konsep Dasar Buddhis

Apakah ajaran-ajaran utama Sang Buddha?

Semua ajaran-ajaran Sang Buddha berpusat pada Empat Kebenaran Mulia sama seperti tepi roda dan jari-jarinya mengarah ke tengah roda. Hal itu disebut "Empat" karena ada empat. Disebut "Mulia" karena hal itu yang membuat orang-orang yang memahaminya menjadi suci/mulia dan disebut "Kebenaran" karena, berhubungan dengan realitas, hal tersebut adalah benar.

Apakah itu Kebenaran Mulia Pertama?

Kebenaran Mulia pertama adalah kehidupan adalah penderitaan. Hidup adalah untuk menderita. Adalah tidak mungkin kita hidup tanpa merasakan bentuk-bentuk tertentu dari rasa sakit atau kesedihan. Kita harus mengalami penderitaan fisik seperti sakit, luka, letih, usia tua dan akhirnya mati dan kita harus mengalami penderitaan psikologi seperti kesepian, frustasi, takut, malu, kecewa, marah, dll.

Bukankah ini agak pesimistik?

Kamus mendefinisikan pesimisme sebagai "kebiasaan berpikir apapun yang akan terjadi akan buruk", atau "keyakinan bahwa kejahatan lebih berkuasa daripada kebaikan". Buddhisme tidak mengajarkan kedua pandangan tersebut. Tidak juga menyangkal adanya kebahagiaan. Buddhisme hanya mengatakan bahwa hidup itu adalah mengalami penderitaan fisik dan psikologi yang pertanyaan tersebut sangat benar dan sangat jelas sekali tidak dapat disangkal. 

Buddhisme mulai dengan sebuah pengalaman, sebuah fakta tak terbantahkan, sebuah hal yang diketahui semua orang, yang semua orang telah alami dan yang semua orang coba untuk hindari. Dengan demikian, Buddhisme memulai dengan langsung menuju pada inti dari tujuan bagi setiap orang - penderitaan dan bagaimana menghindarinya.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Dua?

Kebenaran Mulia Ke-Dua adalah ketagihan menyebabkan segala penderitaan. Ketika kita melihat pada penderitaan psikologi, sangat mudah untuk melihat bahwa hal itu disebabkan oleh ketagihan. Ketika kita menginginkan sesuatu tetapi tidak bisa kita dapatkan, kita merasakan kekecewaan atau frustasi. Ketika kita mengharapkan orang lain sesuai ekspektasi kita dan mereka tidak sesuai, kita merasa sedih dan marah. Ketika kita orang lain untuk menyukai kita dan mereka tidak menyukai kita, kita merasa sakit hati. 

Bahkan ketika kita menginginkan sesuatu dan bisa mendapatkannya, ini tidak sering membawa pada kebahagiaan karena hal itu tidak lama sebelum kita merasa bosan dengan hal itu, tidak tertarik lagi pada hal itu dan mulai menginginkan hal lainnya. Secara sederhana, Kebenaran Mulia Ke-Dua mengatakan bahwa mendapatkan apa yang engkau inginkan tidak menjamin kebahagiaan. Daripada berjuang terus menerus mendapatkan apa yang engkau inginkan, coba untuk merubah keinginanmu. Keinginan itu menghilangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Tetapi bagaimanakan keinginan dan ketagihan membawa pada penderitaan fisik?
Seumur hidup terus ingin dan ketagihan ini dan itu dan khususnya ketagihan untuk terus ada menciptakan sebuah energi kuat yang menyebabkan individual terlahir-kembali. Ketika kita terlahir-kembali, kita memiliki tubuh dan seperti yang sudah disampaikan, tubuh itu dapat terluka dan terkena penyakit; tubuh bisa letih karena kerja; akan menua dan akhirnya mati. Karena itu, ketagihan membawa pada penderitaan fisik karena hal tersebut menyebabkan kita terlahir-kembali.

Yang dijelaskan itu sangat baik sekali. Tetapi jika kita berhenti total menginginkan, kita tidak akan pernah mendapatkan apapun atau mencapai apapun.
Benar. Tetapi apa yang Sang Buddha katakan adalah ketika keinginan kita, ketagihan kita, ketidapuasan kita dengan apa yang telah kita miliki dan kerinduan terus-menerus kita untuk lebih dan lebih menyebabkan kita menderita, lalu kita harus mencoba berhenti melakukannya.

Beliau meminta kita untuk membedakan antara apa yang kita butuhkan dan apa yang kita inginkan dan berusaha pada apa yang kita butuhkan dan merubah apa yang kita inginkan. Beliau mengajarkan kita bahwa kebutuhan kita dapat terpenuhi tetapi keinginan kita itu tidak terbatas seperti lubang tanpa dasar. Ada kebutuhan-kebutuhan esensial, mendasar dan dapat diperoleh dan kita harus berusaha untuk hal tersebut. Keinginan yang lebih dari itu harus dikurangi dengan bertahap. Lagi pula, apakah tujuan dari hidup? Untuk mendapatkan atau menjadi puas dan bahagia.

Anda berbicara tentang kelahiran-kembali, tetapi adakah bukti hal itu terjadi?

Ada banya bukti hal itu terjadi tetapi kita akan bahas hal itu lebih detail setelah ini.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Tiga?

Kebenaran Mulia Ke-Tiga adalah penderitaan dapat diatasi dan kebahagiaan dapat dicapai. Mungkin ini adalah bagian terpenting dari Empat Kebenaran Mulia karena didalam ini Sang Buddha meyakinkan kita bahwa kebahagiaan sejati dan kepuasan itu mungkin. 

Ketika kita melepaskan ketagihan yang tak berarti itu dan belajar untuk hidup setiap hari setiap waktu, menikmati tanpa dengan gelisah menginginkan apa yang bisa didapat dari hidup ini, dengan sabar bertahan dalam problem-problem kehidupan melibatkan tanpa air mata, kebencian dan kemarahan, kemudian kita menjadi bahagia dan bebas.

Lalu dan hanya lalu, kita dapat hidup dengan sepenuhnya. Karena kita tidak lagi terobsesi dengan pemuasan keinginan egois kita sendiri, kita mendapatkan banyak waktu untuk menolong lainnya untuk memenuhi kebutuhan mereka. Keadaan ini yang disebut Nirvana.

Apakah atau dimanakah itu Nirvana?

Nirvana adalah sebuah dimensi melampau waktu dan ruang dan karena itu sulit untuk dibicarakan atau bahkan dipikirkan, kata-kata dan pikiran hanya dapat menjelaskan dimensi waktu-ruang. Tetapi karena Nirvana melampaui waktu, maka tidak ada pergerakan, tidak ada pergesekan dan tidak ada penuaan atau kematian. 

Karena itu Nirvana adalah abadi. Karena hal itu melampaui ruang, maka tidak ada sebab, tidak ada batas, tidak ada konsep diri atau bukan diri dan karena itu Nirvana adalah tak terhingga. Sang Buddha juga menyakinkan kita bahwa Nirvana adalah pengalaman dari kebahagiaan luar biasa. Beliau mengatakan:
"Nirvana adalah kebahagiaan tertinggi." Dp.204

Tetapi apakah ada bukti bahwa dimensi seperti itu ada?

Tidak ada. Tetapi keberadaan dapat dideduksi secara tidak langsung. Jika ada sebuah dimensi dimana waktu dan ruang dapat beroperasi dan ada dimensi seperti itu - dunia yang kita alami - kemudian kita dapat menyimpulkan bahwa ada dimensi dimana waktu dan ruang tidak beroperasi - Nirvana. Lagi, bahkan meskipun kita tidak dapat membuktikan Nirvana itu ada, kita memiliki kata-kata Sang Buddha yang menjelaskan bahwa Nirvana ada. Beliau mengatakan pada kita:

'Ada yang tak-terlahir, yang tidak-menjadi, yang tidak-terbentuk, yang tidak-berpadu. Jika tidak ada yang tak-terlahir, yang tidak-menjadi, yang tidak-terbentuk, yang tidak-berpadu, maka tidak ada jalan keluar dari kelahiran, menjadi, terbentuk, dan berpadu. Tetapi karena ada yang tak-terlahir, tidak-menjadi, tidak-terbentuk, dan tidak-berpadu, maka ada jalan keluar dari kelahiran, menjadi, terbentuk dan berpadu. - Ud, 80

Kita akan mengetahui ketika kita mencapainya. Sampai waktu itu nanti, kita masih dapat berlatih.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Empat?

Kebenaran Mulia Ke-Empat adalah Jalan menuju untuk mengatasi penderitaan. Jalan ini disebut dengan Jalan Mulia Berunsur Delapan dan terdiri dari Pemahaman Sempurna, Pikiran Sempurna, Ucapan Sempurna, Perbuatan Sempurna, Penghidupan Sempurna, Usaha Sempurna, Perhatian-Penuh Sempurna dan Konsentrasi Sempurna. Kehidupan Buddhis terdiri dari praktek delapan hal-hal ini sampai semuanya lengkap. 

Anda akan melihat bahwa langkah-langkah pada Jalan Mulia Berunsur Delapan melingkupi semua aspek kehidupan: intelektual, etikal, sosial dan ekonomi dan psikologi dan karena itu berisi semua yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan yang baik dan mengembangkan secara spiritual.

====================
Pertanyaan Baik Jawaban Baik (Tanya Jawab mengenai Buddhisme) - Bagian 2 -

Konsep Dasar Buddhis

Apakah ajaran-ajaran utama Sang Buddha?

Semua ajaran-ajaran Sang Buddha berpusat pada Empat Kebenaran Mulia sama seperti tepi roda dan jari-jarinya mengarah ke tengah roda. Hal itu disebut "Empat" karena ada empat. Disebut "Mulia" karena hal itu yang membuat orang-orang yang memahaminya menjadi suci/mulia dan disebut "Kebenaran" karena, berhubungan dengan realitas, hal tersebut adalah benar.

Apakah itu Kebenaran Mulia Pertama?

Kebenaran Mulia pertama adalah kehidupan adalah penderitaan. Hidup adalah untuk menderita. Adalah tidak mungkin kita hidup tanpa merasakan bentuk-bentuk tertentu dari rasa sakit atau kesedihan. Kita harus mengalami penderitaan fisik seperti sakit, luka, letih, usia tua dan akhirnya mati dan kita harus mengalami penderitaan psikologi seperti kesepian, frustasi, takut, malu, kecewa, marah, dll.

Bukankah ini agak pesimistik?

Kamus mendefinisikan pesimisme sebagai "kebiasaan berpikir apapun yang akan terjadi akan buruk", atau "keyakinan bahwa kejahatan lebih berkuasa daripada kebaikan". Buddhisme tidak mengajarkan kedua pandangan tersebut. Tidak juga menyangkal adanya kebahagiaan. Buddhisme hanya mengatakan bahwa hidup itu adalah mengalami penderitaan fisik dan psikologi yang pertanyaan tersebut sangat benar dan sangat jelas sekali tidak dapat disangkal.

Buddhisme mulai dengan sebuah pengalaman, sebuah fakta tak terbantahkan, sebuah hal yang diketahui semua orang, yang semua orang telah alami dan yang semua orang coba untuk hindari. Dengan demikian, Buddhisme memulai dengan langsung menuju pada inti dari tujuan bagi setiap orang - penderitaan dan bagaimana menghindarinya.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Dua?

Kebenaran Mulia Ke-Dua adalah ketagihan menyebabkan segala penderitaan. Ketika kita melihat pada penderitaan psikologi, sangat mudah untuk melihat bahwa hal itu disebabkan oleh ketagihan. Ketika kita menginginkan sesuatu tetapi tidak bisa kita dapatkan, kita merasakan kekecewaan atau frustasi. Ketika kita mengharapkan orang lain sesuai ekspektasi kita dan mereka tidak sesuai, kita merasa sedih dan marah. Ketika kita orang lain untuk menyukai kita dan mereka tidak menyukai kita, kita merasa sakit hati.

Bahkan ketika kita menginginkan sesuatu dan bisa mendapatkannya, ini tidak sering membawa pada kebahagiaan karena hal itu tidak lama sebelum kita merasa bosan dengan hal itu, tidak tertarik lagi pada hal itu dan mulai menginginkan hal lainnya. Secara sederhana, Kebenaran Mulia Ke-Dua mengatakan bahwa mendapatkan apa yang engkau inginkan tidak menjamin kebahagiaan. Daripada berjuang terus menerus mendapatkan apa yang engkau inginkan, coba untuk merubah keinginanmu. Keinginan itu menghilangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Tetapi bagaimanakan keinginan dan ketagihan membawa pada penderitaan fisik?
Seumur hidup terus ingin dan ketagihan ini dan itu dan khususnya ketagihan untuk terus ada menciptakan sebuah energi kuat yang menyebabkan individual terlahir-kembali. Ketika kita terlahir-kembali, kita memiliki tubuh dan seperti yang sudah disampaikan, tubuh itu dapat terluka dan terkena penyakit; tubuh bisa letih karena kerja; akan menua dan akhirnya mati. Karena itu, ketagihan membawa pada penderitaan fisik karena hal tersebut menyebabkan kita terlahir-kembali.

Yang dijelaskan itu sangat baik sekali. Tetapi jika kita berhenti total menginginkan, kita tidak akan pernah mendapatkan apapun atau mencapai apapun.
Benar. Tetapi apa yang Sang Buddha katakan adalah ketika keinginan kita, ketagihan kita, ketidapuasan kita dengan apa yang telah kita miliki dan kerinduan terus-menerus kita untuk lebih dan lebih menyebabkan kita menderita, lalu kita harus mencoba berhenti melakukannya.

Beliau meminta kita untuk membedakan antara apa yang kita butuhkan dan apa yang kita inginkan dan berusaha pada apa yang kita butuhkan dan merubah apa yang kita inginkan. Beliau mengajarkan kita bahwa kebutuhan kita dapat terpenuhi tetapi keinginan kita itu tidak terbatas seperti lubang tanpa dasar. Ada kebutuhan-kebutuhan esensial, mendasar dan dapat diperoleh dan kita harus berusaha untuk hal tersebut. Keinginan yang lebih dari itu harus dikurangi dengan bertahap. Lagi pula, apakah tujuan dari hidup? Untuk mendapatkan atau menjadi puas dan bahagia.

Anda berbicara tentang kelahiran-kembali, tetapi adakah bukti hal itu terjadi?

Ada banya bukti hal itu terjadi tetapi kita akan bahas hal itu lebih detail setelah ini.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Tiga?

Kebenaran Mulia Ke-Tiga adalah penderitaan dapat diatasi dan kebahagiaan dapat dicapai. Mungkin ini adalah bagian terpenting dari Empat Kebenaran Mulia karena didalam ini Sang Buddha meyakinkan kita bahwa kebahagiaan sejati dan kepuasan itu mungkin.

Ketika kita melepaskan ketagihan yang tak berarti itu dan belajar untuk hidup setiap hari setiap waktu, menikmati tanpa dengan gelisah menginginkan apa yang bisa didapat dari hidup ini, dengan sabar bertahan dalam problem-problem kehidupan melibatkan tanpa air mata, kebencian dan kemarahan, kemudian kita menjadi bahagia dan bebas.

Lalu dan hanya lalu, kita dapat hidup dengan sepenuhnya. Karena kita tidak lagi terobsesi dengan pemuasan keinginan egois kita sendiri, kita mendapatkan banyak waktu untuk menolong lainnya untuk memenuhi kebutuhan mereka. Keadaan ini yang disebut Nirvana.

Apakah atau dimanakah itu Nirvana?

Nirvana adalah sebuah dimensi melampau waktu dan ruang dan karena itu sulit untuk dibicarakan atau bahkan dipikirkan, kata-kata dan pikiran hanya dapat menjelaskan dimensi waktu-ruang. Tetapi karena Nirvana melampaui waktu, maka tidak ada pergerakan, tidak ada pergesekan dan tidak ada penuaan atau kematian.

Karena itu Nirvana adalah abadi. Karena hal itu melampaui ruang, maka tidak ada sebab, tidak ada batas, tidak ada konsep diri atau bukan diri dan karena itu Nirvana adalah tak terhingga. Sang Buddha juga menyakinkan kita bahwa Nirvana adalah pengalaman dari kebahagiaan luar biasa. Beliau mengatakan:
"Nirvana adalah kebahagiaan tertinggi." Dp.204

Tetapi apakah ada bukti bahwa dimensi seperti itu ada?

Tidak ada. Tetapi keberadaan dapat dideduksi secara tidak langsung. Jika ada sebuah dimensi dimana waktu dan ruang dapat beroperasi dan ada dimensi seperti itu - dunia yang kita alami - kemudian kita dapat menyimpulkan bahwa ada dimensi dimana waktu dan ruang tidak beroperasi - Nirvana. Lagi, bahkan meskipun kita tidak dapat membuktikan Nirvana itu ada, kita memiliki kata-kata Sang Buddha yang menjelaskan bahwa Nirvana ada. Beliau mengatakan pada kita:

'Ada yang tak-terlahir, yang tidak-menjadi, yang tidak-terbentuk, yang tidak-berpadu. Jika tidak ada yang tak-terlahir, yang tidak-menjadi, yang tidak-terbentuk, yang tidak-berpadu, maka tidak ada jalan keluar dari kelahiran, menjadi, terbentuk, dan berpadu. Tetapi karena ada yang tak-terlahir, tidak-menjadi, tidak-terbentuk, dan tidak-berpadu, maka ada jalan keluar dari kelahiran, menjadi, terbentuk dan berpadu. - Ud, 80

Kita akan mengetahui ketika kita mencapainya. Sampai waktu itu nanti, kita masih dapat berlatih.

Apakah itu Kebenaran Mulia Ke-Empat?

Kebenaran Mulia Ke-Empat adalah Jalan menuju untuk mengatasi penderitaan. Jalan ini disebut dengan Jalan Mulia Berunsur Delapan dan terdiri dari Pemahaman Sempurna, Pikiran Sempurna, Ucapan Sempurna, Perbuatan Sempurna, Penghidupan Sempurna, Usaha Sempurna, Perhatian-Penuh Sempurna dan Konsentrasi Sempurna. Kehidupan Buddhis terdiri dari praktek delapan hal-hal ini sampai semuanya lengkap.

Anda akan melihat bahwa langkah-langkah pada Jalan Mulia Berunsur Delapan melingkupi semua aspek kehidupan: intelektual, etikal, sosial dan ekonomi dan psikologi dan karena itu berisi semua yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan yang baik dan mengembangkan secara spiritual.

Jumat, 04 Januari 2013

Komisi Mukjizat, Dibentuk Paus Menyelidiki Santo


Komisi Mukjizat dibentuk Kardinal Paus sejak abad ke-16, satuan tugas khusus yang terdiri dari para ilmuwan medis untuk menyelidiki apakah orang-orang kudus yang diduga benar-benar mendapat mukjizat.
Sejak tahun 1500-an Komisi Mukjizat dan Teolog Vatikan telah menyetujui sekitar 1200 kasus mukjizat, tapi banyak kasus yang juga ditolak dan masih belum jelas. Niels Christian Hvidt pernah menuliskan kejadian mukzizat di Vatikan dalam bukunya Mirakler – Møder mellem Himmel og Jord.

Komisi Mukjizat Selidiki Para Santo

Di Vatikan memiliki semacam agency yang menyelidiki dugaan adanya mukjizat. Hal ini mungkin benar sampai batas tertentu, Komisi Mukjizat menyelidiki orang-orang kudus dalam Gereja Katolik. Mereka menyelidiki apakah seseorang memenuhi syarat sebagai seorang Santo, karena orang-orang kudus merupakan elemen sentral dari Katolik yang harus diperiksa dengan menggunakan metode ilmiah terbaru.
Mukjizat Saint Turibio, komisi mukjizat
Mukjizat Saint Turibio / Credit: catholictradition.org
Menurut Hvidt, sebanyak 80-90 dokter berafiliasi dengan Komisi Mukjizat di Vatikan, mereka semua ilmuwan yang kompeten dan tidak semua dari mereka beragama Katolik.
Untuk menentukan apakah semua itu sebuah keajaiban, Komisi Mukzizat mengumpulkan bukti dan memeriksa orang yang sembuh. Penilaian tersebut dibuat sesuai dengan metodologi ilmiah. Komisi Mukjizat terdiri dari dokter yang menggunakan peralatan terbaru untuk menemukan penjelasan mengapa seseorang telah sembuh.
Jika seseorang menderita tumor otak tiba-tiba menghilang setelah berdoa, para dokter memeriksa kondisi medis pasien dan scan otak dari sebelum dan sesudah tumor menghilang.
Ketika sebuah keajaiban ditemukan di Vatikan, laporan investigasi disaksikan dokter, merka tidak bisa menemukan penjelasan yang alami untuk menjelaskan fenomena tersebut. Para kardinal kemudian menyampaikan kesaksian ini kepada Komisi Mukjizat, kemudian mengirimkan delegasi ke lokasi di mana peristiwa itu terjadi. Jika delegasi gagal menemukan penjelasan ilmiah yang memuaskan, mereka akan memanggil ahli eksternal.

Penyelidikan Mukjizat Dibantu Teolog

Komisi Mukjizat melakukan segala hal yang mereka bisa untuk menemukan penjelasan. Pada titik tertentu mereka mungkin menyerah, dan kemudian kasus itu diserahkan kepada teolog Vatikan.
Para teolog kemudian memeriksa kesaksian para dokter untuk masalah agama tertentu, misalnya kepercayaan dan doa. Jika isu-isu tersebut hadir dalam kesaksian, mereka akan menyatakan bahwa semua itu merupakan keajaiban.
Ketika kasus ini diserahkan kepada para teolog, tidak secara otomatis menyebabkan suatu kanonisasi. Hal ini merupakan prosedur umum bahwa para teolog akan memeriksa apakah kekuatan Hitam mungkin telah menyebabkan fenomena yang tidak bisa dijelaskan.
Mukjizat adalah konsep teologis yang mensyaratkan campur tangan ilahi, namun seorang teolog Katolik tradisional juga dapat mempertimbangkan kekuatan sihir atau jahat sebagai kemungkinan penyebab kejadian luar biasa. Jadi para teolog mengambil pendekatan kritis terhadap kesaksian mereka, tapi kriteria agama mereka sangat berbeda dengan dokter yang ada di Komisi Mukjizat.
Vatikan mencoba untuk memisahkan ilmu pengetahuan dan agama dalam proses kanonisasi. Komisi mungkin menganggap ofensif karena hal ini didasarkan pada metode ilmiah empiris, tetapi metode yang digunakan berlawanan dengan apa yang biasa kita digunakan.
Para ilmuwan biasanya mencari bukti bahwa alam diatur dengan cara tertentu yang sesuai dengan hukum ilmiah. Komisi Mukjizat memiliki tugas yang berbeda, tugasnya adalah untuk menemukan bukti sebaliknya tentang adanya fenomena yang tidak ada penjelasan rasional atau ilmiah.
Ada pernyataan bahwa Komisi Mukjizat gagal menemukan penjelasan alami dalam kasus penyembuhan di Vatikan. Hal ini disebabkan karena para ilmuwan merasa ditekan oleh atasan mereka yang ada di Vatikan. Vatikan sudah dikenal memiliki tradisi panjang penyembuhan suci, mukjizat yang sesekali menyembuhkan seseorang.

Medan Magnet Lemah Di Awal Penciptaan Alam Semesta


Sebelum adanya medan magnet, alam semesta hanya terdiri dari unsur-unsur non magnetik dan partikel. Tidak ada medan magnet permanen di alam semesta awal, sebelum terciptanya bintang.
Sebelum pembentukan bintang pertama, materi bercahaya hanya terdiri dari gas terionisasi penuh terdiri dari proton, elektron, inti helium dan inti lithium yang diproduksi selama Big Bang. Semua logam yang lebih tinggi seperti besi magnet sesuai dengan konsepsi yang ada saat ini, hanya terbentuk di bagian dalam bintang.

Medan Magnet Lemah Sebelum Bintang Pertama Tercipta

Medan magnet yang muncul telah diteliti oleh Prof.Dr.Reinhard Schlickeiser di Institut Fisika Teoritis-Ruhr-Universität Bochum. Penelitian Reinhard dimuat pada jurnal Physical Review Letters dan press release situs remi Magnetic forces without magnets, menjelaskan mekanisme baru pada medan magnet alam semesta bahkan sebelum terciptanya bintang-bintang pertama.
galaksi, medan magnet
Galaksi
Pada awalnya tidak ada magnet permanen di alam semesta. Parameter yang menggambarkan keadaan gas tidak konstan. Kepadatan dan tekanan, serta listrik dan medan magnet berfluktuasi di sekitar nilai rata-rata tertentu. Akibat dari fluktuasi ini pada titik tertentu terbentuk plasma medan magnetik yang lemah, atau disebut bidang acak.
Seberapa kuat bidang dalam plasma terionisasi penuh dari proton dan elektron? Semua itu telah dihitung khusus untuk mengetahui kepadatan gas dan suhu yang terjadi pada plasma di alam semesta awal.
Hasil dari penelitian ini, medan magnet yang berfluktuasi bergantung pada posisi dalam plasma, tidak seperti gelombang elektromagnetik (gelombang cahaya) yang berfluktuasi dari waktu ke waktu. Di dalam gas bercahaya alam semesta awal memiliki medan magnet dengan kekuatan 10^-20 Tesla.
Sebagai perbandingan, medan magnet bumi memiliki kekuatan sebesar 30 sepersejuta Tesla. Dalam scanner MRI, bidang kekuatan magnet saat ini berkisar tiga Tesla. Medan magnet pada plasma di alam semesta awal sangat lemah, tetapi mencakup hampir 100 persen volume plasma.

Medan Magnet Pengaruhi Gelombang Kejut

Fisikawan Bochum menganalisis bagaimana medan magnet yang lemah mempengaruhi fluktuasi suhu pada latar belakang radiasi kosmik.
Ledakan supernova dari bintang-bintang besar pertama yang menghasilkan gelombang kejut dikompresi bidang acak magnet di daerah tertentu. Dengan cara ini bidang diperkuat dan selaras pada skala luas. Medan magnet begitu kuat sehingga pada gilirannya mempengaruhi gelombang kejut.
Hal ini menjelaskan keseimbangan yang sering diamati antara kekuatan magnetik dan tekanan gas termal pada benda kosmis. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semua gas terionisasi penuh di alam semesta awal, dan medan magnet ada bahkan sebelum lahirnya bintang-bintang pertama.

Ketahui Efek Positif Melakukan Masturbasi
Masturbasi, juga tidak menyebabkan kerugian apapun untuk tubuh.
Anda bisa belajar banyak hal dari kegiatan masturbasi. (istockphoto)

VIVAlife - Mengingat jadwal yang sibuk, banyak pasangan suami istri tak sempat melakukan hubungan intim. Dan mungkin, tepat rasanya jika pria maupun wanita menikah memilih untuk menikmati seks solo atau masturbasi.

Seperti diberitakan Times of India, 94 persen pria dan 89 persen wanita masih melakukan masturbasi secara teratur. Aktivitas 'melayani' diri sendiri ini pun memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, tentunya, jika dilakukan secara moderat.

Dan jika tidak dilakukan secara berlebihan, masturbasi, juga tidak menyebabkan kerugian apapun untuk tubuh. Jika Anda masih takut memanjakan diri dengan masturbasi, berikut, ada lima alasan mengapa Anda harus melakukan masturbasi.

Masturbasi menyehatkan

Masturbasi adalah salah satu cara terbaik untuk tetap sehat dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Melakukan masturbasi secara tak berlebihan dapat menyembuhkan penyakit seperti insomnia, kecemasan, stres,kram menstruasi, depresi, dan bahkan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh Anda.

Beberapa penelitian mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bentuk olahraga yang mampu membantu membakar beberapa kalori.

Rasanya menyenangkan
Berfantasi saat melakukan masturbasi diyakini begitu menyenangkan. Jadi, berfantasi tentang berhubungan seks dengan selebriti, bintang porno, orang asing, dan apapun yang bisa membuat Anda merasa bahagia, tentu akan membuat Anda merasa lebih baik. Dengan masturbasi, Anda dapat memiliki salah satu orgasme terbesar dalam hidup Anda.

Masturbasi aman

Melakukan masturbasi 100 persen aman. Anda tak perlu khawatir mengalami kehamilan  atau khawatir mengalami penyakit menular seksual. Masturbasi tidak seperti melakukan hubungan intim antara pria dan wanita. Ini, tentang bagaimana Anda membahagiakan diri sendiri.

Secara mental, Anda dapat bermain berbagai macam fantasi. Hal ini berguna agar Anda lebih paham akan hal apa saja yang harus Anda lakukan demi memperoleh kepuasan.

Pada beberapa wanita yang bermasalah dengan gairah atau orgasme, masturbasi memberi manfaat untuk mencintai diri sendiri serta mengenal tubuh lebih baik. Anda dapat melakukannya dengan menggunakan alat bantu. Tapi, bukan tak mungkin juga, Anda bisa menikmatinya bersama pasangan.

Masturbasi adalah tindakan alami
Masturbasi adalah hal yang normal, dan itu adalah tindakan alami. Ini adalah bentuk umum dari autoeroticism yang merupakan teknik latihan merangsang diri sendiri secara seksual melalui stimulus internal. Jadi, lupakan mitos dan kesalahpahaman tentang masturbasi. Ini tidak akan menyebabkan kemandulan, kelemahan seksual atau kehilangan libido.

Masturbasi meningkatkan hubungan seksual
Anda bisa belajar banyak hal dari masturbasi. Hal ini dapat meningkatkan hubungan seksual Anda dengan pasangan Anda. Dengan melakukan seks solo, wanita pun dapat mengeksplorasi tubuh mereka sendiri melalui masturbasi, mereka dapat menentukan apa yang bisa membuat wanita merasa terpuaskan dan bisa berbagi dengan pasangan. Melakukan masturbasi, adalah pengalaman yang menyenangkan.

Rabu, 02 Januari 2013


Sejarah Kelam 7 Orang Paus


Mulai dari kasus gundik dan memiliki anak tidak sah  sampai mengikuti pesta dansa  dan melakukan pemufakatan jahat, ternyata  Vatikan menyimpan  sejarah yang kelam. Memang benar bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Berikut adalah 7 orang Paus yang korup dan berbuat di luar kesuciannya :
7. Paus Clement VII (Paus 1523-1534)


Clement VII (Portrait by Sebastiano del Piombo, c. 1531)
Selain mendukung  Protestant Reformation ( sebuah gerakan reformasi di Eropa ketika beberapa denominasi memisahkan diri dari gereja Katolik), Paus Clement VII juga  terkenal karena bergabung dengan aliansi antara  Perancis, Spanyol dan Jerman. Meskipun menjelang kematian  ia bersandar ke kekuatan politik Perancis. Paus Clement VII meninggal dunia pada tahun 1534 setelah memakan jamur beracun.
Clement seringkali mengubah pandangan politiknya mengikuti siapa yang paling kuat dan kaya di setiap waktu. Sebagai hasil ketidak setiannya,  seorang pengritiknya, Charles V  menyamankan  Clement dengan seorang gembala yang telah melarikan diri umatnya dan  kembali sebagai serigala, menurut “The Pontificate of Clement VII: History, Politics, Culture” (Ashgate Publishing, Ltd., 2005)
6. Paus Leo X (1513-1521)


Cardinal Giovanni de’ Medici/Pope Leo X (en.wikipedia.org)
Paus Leo X tidak hanya mengijinkan tetapi mendorong jamaahnya  untuk membayar dosa-dosa mereka – secara harfiah. Pemimpin agama yang korup  ini suka menempatkan harga pada dosa-dosa orang lain dan meminta mereka untuk memberinya uang sebagai imbalan untuk membebaskan kesalahan mereka. Paus Leo X juga mengancam bahwa  jiwa jamaahnya tidak akan mampu masuk surga jika tidak membayar sejumlah uang. Leo X menetapkan denda  bagi yang melakukan dosa atas kejahatan seperti pembunuhan, inses, dan pencurian, menurut buku “Pope Leo X: Opponent of the Reformation” (Compass Point Books, 2006)
Leo X secara tegas menentang Protestant Reformation, yang diilhami oleh argumen Martin Luther terhadap metode amoral gereja untuk  mendapatkan dana berdasarkan ketakutan masyarakat berupa ancaman tidak masuk ke surga.
5. Paus Julius II (1503-1513)


Julius II (en.wikipedia.org)
Meskipun telah mengucapkan  sumpah suci sebagai Paus, Julius II dilaporkan memiliki beberapa gundik dan setidaknya satu anak tidak sah (beberapa sumber menunjukkan bahwa ia memiliki dua anak perempuan lain yang meninggal saat anak-anak). Pada tahun 1511, dewan mengajukan tuntutan terhadap Julius II karena tindakan cabulnya. Dewan  menyatakan bahwa Julius II menutupi tindakan cabul (boroknya) yang memalukan, menurut Dr Joe J. Payyapilly dalam buku “The Spirit of Holiness” (Xlibris Corporation, 2010).
Meskipun Julius II adalah penggemar seni dan kolektor  patung kuno,  tapi   tidak percaya pada pepatah atau seni yang baik. Julius II memaksa Michelangelo untuk menyelesaikanSistine Chapel sebelum ia siap untuk melakukannya, menurut buku  “The Western Heritage” (Prentice Hall, 2000).
Michelangelo tidak pernah sempat menyelesaikan makam Paus Julius  II walaupun telah meninggal, menurut “Christianity: the First Two Thousand Years” (Continuum International Publishing Group, 1997).
4. Paus Alexander VI (1492-1503)


Pope Alexander VI (en.wikipedia.org)
Menurut buku  “The Last Judgment “(Macmillan, 2009), Alexander VI terlibat kisah asmara dengan beberapa perempuan  termasuk Giulia Farnese (dikenal sebagai Julia the Beautiful), dan memiliki anak tidak sah banyak dengan istrinya dulu, Vannozza dei Cattani(yang pernah  dinikahi oleh Alexander VI),
Gaya hidupnya yang hedonistik sangatlah memalukan. Bahkan pada saat  kejahatan dan kekerasan marak di  jalan-jalan di Roma, Paus malah menyibukkan diri dengan menghadiri pementasan drama komedi, perjamuan mewah, melakukan penyamaran dan pesta dansa. Semua aktifitasnya tersebut dibayar dengan dana gereja, menurut buku “The Borgia Pope” ( Kessinger Publishing, 2006).  Sebagai reaksi atas  gaya hidupnya yang  playboy, menurut rumor yang mulai muncul ke permukaan bahwa Alexander VI sering  mengatur pesta seks.
3. Paus Benediktus IX (1032 dan 1048)
Pope Benedict IX (en.wikipedia.org)
Paus Benediktus IX  mendapatkan kekuasaan dan kekayaan sejak  usia dini  karena adanya hubungan yang erat antara  keluarganya dengan  gereja. Benediktus IX  mewarisi gelar Paus karena dia adalah keponakan dari kedua  Paus sebelumnya yaitu  Paus Yohanes XIX dan Paus Benediktus VIII. Menurut buku  “The Rise of the World Medieval, 500-1300” (Greenwood Publishing Group, 2002), saat berumur  20 tahun Benediktus IX  dengan cepat sudah menggapai suatu reputasi sebagai Paus yang “kejam dan tidak bermoral” .
Bahkan Paus Viktor III menulis dalam bukunya “The Spirit” tentang Benediktus IX, yang dikatakannya sebagai paus yang begitu keji, busuk dan  reputasinya buruk sekali karena terlibat dalam kasus pembunuhan, perkosaan dan tindakan amoral  lainnya.
Saint Peter Damian juga mengatakan hal yang sama tentang Benediktus IX dan menyebut Benekditus IX sebagai “amoralis yang suka berpesta” dan “setan dari neraka yang menyamar sebagai imam”.  Dalam tindakan terakhirnya sebagai paus yang korup, Benediktus IX memutuskan untuk menjual gelarnya yang kudus senilai  1.500 pon (680 kilogram) emas sebagai mahar pernikahannya.
2. Paus Yohanes XII (955-964)


Pope John XII (en.wikipedia.org)
John XII mendapatkan gelar Paus  pada usia 18 tahun,  tapi terkenal sebagai Paus yang malas dan kekanak-kanakan. Kritikan tersebut disampaikan oleh banyak imam dan otoritas keagamaan.
“Patrologia Latina,” kumpulan tulisan-tulisan para pemimpin gereja yang berisi daftar kesalahan  yang dilakukan oleh  John XII, termasuk dianggap setan, membunuh dan melakukan mutilasi pada orang, melakukan pembakaran  dan berjudi. Menurut “A History of the Church in the Middle Ages” (Psychology Press, 2002),   para pemimpin gereja juga mengklaim bahwa John XII telah mengubah istana kepausan menjadi sebuah rumah bordil dengan melakukan perzinahan terhadap banyak perempuan, termasuk dua janda dan keponakannya sendiri serta pacar ayahnya dalam waktu yang lama.
John XII menjadi paus selama 9 tahun dan meninggal akibat stroke. Konon meninggal di tempat tidur dengan seorang wanita yang sudah menikah, menurut buku  “A History of the Church in the Middle Ages“
1. Paus Stefanus VI (896-897)
Stephen VI (en.wikipedia.org)
Argumen yang mendukung sebagai   daftar Paus tidak bermoral  yaitu  Stephen VI ditetapkan sebagai Paus karena membunuh pendahulunya, Paus Formosus.  Stephen VI melakukan hal tersebut sebagai tindakan balas balas dendam karena ia merasa telah dikhianati oleh pendahulunya tersebut.
Stephen mengatur jalannya pengadilan dan memerintahkan mayat Formosus yang telah dikubur selama sembilan bulan untuk digali. Kemudian  Stephen melucuti  jubah kepausan suci dan takhta di kepala mayat Formosus. Selanjutnya Stephen mengenakan jubah dan meletakkan takhta tersebut ke atas kepalanya  sambil mengucapkan  mengucap sumpah  atas nama almarhum agar tidak bisa diadili.
Selanjutnya Stephen VI  menghilangkan mayat Formosus dengan membuangnya ke pemakaman umum.  Segera setelah itu, terjadilah  gempa di  Roma yang menghancurkan basilika kepausan. Kerusakan gempa itu adalah tanda dari Tuhan untuk menghukum perbuatan Stephen.
Menurut A History of the Church in the Middle Ages , setelah gempa tersebut terjadilah kerusuhan yang dilakukan oleh pendukung Formosus dan berhasil menggulingkan kekuasaan Paus Stephen VI. Stephen VI ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara bawah tanah. Di dalam penjara itulah Stephen VI meninggal dunia akibat dicekik oleh penghuni penjara.
Selanjutnya mayat Formosus digali kembali dan dimakamkan di  Rover Tiber dengan upacara keagamaan yang sewajarnya

Jumat, 28 Desember 2012

Misteri Makam Leluhur Kaisar Jepang di Sakai



Bila Anda traveling ke Kota Sakai, Jepang, sempatkanlah menengok makam kaisar atau tumulus. Di sana, Anda akan mendapatkan pengalaman baru dalam berziarah, sekaligus juga merasakan misteri yang menyelimutinya.

Tumulus adalah area pemakaman kaisar dan keluarganya yang tersebar di seluruh Jepang. Area pemakaman itu ada yang berbentuk menyerupai lubang kunci atau bulat. Khusus untuk kaisar, biasanya berbentuk seperti lubang kunci yang bermakna simbol kekuasaan.



Di Sakai, Anda bisa melihat Tumulus teTbesar yang ada di Jepang. Luasnya bisa mencapai ratusan hektare. Area pemakaman itu terdiri dari daratan yang bulat di bagian atas, lalu berbentuk persegi di bagian bawah. Sekelilingnya adalah sungai yang berfungsi sebagai pelindung dari musuh. Di luar sungai, terdapat pepohonan yang mengelilingi area pemakaman.

"Sungai itu dulunya adalah galian yang dibangun untuk pelindung. Seiring dengan waktu, muncullah air itu dan menjadi sungai," kata Kurahashi, seorang kurator di museum Sakai, kepada detikTravel dan peserta ASEAN Weekly Committe Sakai.



Tumulus di Sakai diisi oleh Kaisar Nintoku yang berkuasa sekitar tahun 313. Dia adalah kaisar ke-16 Jepang. Sekadar informasi, Kaisar Akihito yang saat ini berkuasa adalah kaisar ke-125.

"Satu Tumulus biasanya hanya untuk satu kaisar. Keluarganya akan dibuatkan Tumulus baru," lanjut Kurahashi.

Rencananya, Tumulus di Sakai akan diajukan ke PBB sebagai situs warisan dunia yang harus dilindungi. Pengakuan ini penting bagi rakyat Jepang karena menyangkut simbol kekaisaran mereka.

Saat berkunjung Tumulus di Sakai, banyak aturan yang harus dipatuhi. Namun yang paling utama adalah para turis hanya bisa berada di gerbang Tumulus, tak ada yang bisa menyeberang sungai dan masuk ke area pemakaman. Bahkan kaisar sekalipun.


"Semua orang tidak boleh masuk, bahkan kaisar sekali pun," cerita Hisanori Kato, pemandu rombongan.

"Silakan saja kalau mau ditangkap kalau menyeberang," sambungnya.

Bahkan saat kejadian gempa dan tsunami dahsyat yang melanda Jepang tahun lalu, bangunan makam di area Tumulus diyakini mengalami kerusakan. Namun tak ada yang berani merenovasinya karena takut dengan titah leluhur mereka.

"Tak ada yang tahu apa yang terjadi kalau ada yang menyeberang, karena belum pernah ada satu pun yang masuk ke sana," tambah Kato.

Apa yang berada di dalam area Tumulus bakal terus menjadi misteri. Termasuk bagi wisatawan dan warga Jepang sendiri.

Selasa, 25 Desember 2012

Tersedianya browser pihak ketiga seperti Firefox, Chrome, Opera, dan lainnya membuat persaingan antar browser menjadi ketat tak terkecuali bagi Internet Explorer (IE). Adapun akibat buruknya adalah IE menjadi tersisihkan sehingga menjadi jarang atau bahkan tidak digunakan lagi bagi beberapa orang. IE tidak bisa di-uninstall namun ada sebuah cara sederhana untuk menonaktifkan IE pada sistem. Di edisi inilah kita akan mencoba untuk menonaktifan IE di Windows 7.

Menggunakan Windows Features

IE Startmenu
IE Startmenu
Kita tidak bisa menemukan fungsi uninstall untuk Internet Explorer sehingga yang bisa kita lakukan adalah menonaktifkannya. Selama tidak dinonaktifkan kita masih bisa melihat IE ada di Start Menu Windows. Walau tidak bisa dihilangkan secara permanen, ternyata IE masih bisa dinonaktifkan melalui Windows features. Caranya buka Start Menu, lalu ketikkan Turn Windows features on or off, lalu tekan enter sehingga akan muncul window dari Windows Features.
IE Windows Features
IE Windows Features
Untuk menonaktifkan IE, cari bagian Internet Explorer lalu hilangkan tanda centangnya. Mungkin ada perbedaan versi IE yang dipakai, bisa IE 8 atau 9 tergantung dari update yang mungkin dilakukan. Setelah tanda centang dihilangkan, akan muncul notifikasi seperti gambar berikut:
IE Disabled Notification
IE Disabled Notification
Abaikan saja dengan memilih tombol Yes, lalu kembali pada window Windows features dan klik OK untuk mengakhiri konfigurasi. Akan muncul window yang menampilkan proses perubahan yang telah kita lakukan.
Loading Progress
Loading Progress
IE telah dinonaktifkan, kita bisa memeriksa melalui Control Panel > All control panel items > Default Programs > Set your default programs. Di sana tidak terdapat lagi icon IE yang ada pada opsi default programs.
Set Default Programs
Set Default Programs
Jika IE masih nampak pada Start Menu, silahkan restart Windows 7.