Misteri Piramida dan Tubuh Manusia
Piramida Mesir disebut-sebut sebagai kepala dari 7 keajaiban dunia. Ia
menyimpan seperangkat angka, ukuran, bobot, sudut, temperatur, arah mata
angin dan ilmu geometri yang saling memiliki keterkaitan di dalamnya
dengan garis meridian bumi, jarak bumi dengan bulan dan matahari, di
mana jaraknya memiliki kecocokan nan menakjubkan, serta banyak benda
lain yang lebih misterius, namun masih berupa kode rahasia informasi
alam semesta yang belum dapat diselami dan disadari manusia.
Ada sebuah negara yang membuat model mirip piramida dengan
menggunakan bahan kaca dan mengikuti ukuran dan ketinggiannya. Setelah
beberapa waktu berlalu, di sekitar piramida buatan itu terbentuk zat
semacam awan berkabut. Sangat menakjubkan namun tetap saja berupa
teka-teki tak terpecahkan.
Seorang pebisnis Kalifornia membuat sejumlah piramida-piramida kecil
sesuai dengan perbandingannya. Di dalam model piramidanya, tunas rumput
peternakan tumbuh dengan pesat, rasa sakit pasien berkurang, luka dapat
cepat menutup, pisau yang tak terpakai lama bisa berubah tajam, makanan
tetap segar, bunga segar dapat mekar dalam jangka waktu lama.
Rumania memanfaatkan perangkat berbentuk piramida untuk membunuh
kuman dalam air. Di dalam bangunan yang berbentuk piramida, anak-anak
yang suka rewel bisa dengan cepat menjadi tenang kembali, pasien dapat
tidur dengan nyenyak, perempuan saat haid mengeluarkan darah lebih
sedikit, otak terasa segar dan kemampuan seksual dapat diperbaiki.
Baru ini saja yang diketahui manusia, yang belum diketahui dan
dipahami menanti untuk diteliti dan dibuktikan pada masa depan.
Sebenarnya sebagian kecil piramida-piramida yang menakjubkan itu
merupakan warisan bangunan peradaban tinggi dari periode sejarah bumi
sebelumnya. Ia merupakan perwujudan bentuk bangunan dan ekspresi
efektivitas kemanunggalan antara Langit (sang Pencipta) dan manusia.
Keajaiban Meditasi
Dipandang dari luar, piramida memang menakjubkan, namun diamati dari
dalam, tubuh manusia jauh lebih menakjubkan dibandingkan piramida. Di
saat manusia bermeditasi dengan kaki menyilang, biasanya disebut posisi
kaki Lotus, kedua tangan diletakkan di atas pangkuan, dinamakan Lima
Hati Menghadap Langit (titik-titik akupunktur di kedua pusat telapak
tangan, kedua pusat telapak kaki dan titik Baihui di ubun-ubun).
Saat bermeditasi, tubuh manusia membentuk sebuah piramida yang
tipikal, maka ia dapat mengumpulkan energi dari lapisan ruang menengah
dan tinggi dari alam semesta, dan memperoleh kondisi kemanunggalan
antara Langit dan manusia. Meditasi apabila ditekuni dalam jangka waktu
lama dapat menyehatkan tubuh; pikiran memperoleh ketenangan; otak terasa
segar, juga dapat mengembangkan kebijaksanaan dan membangkitkan potensi
seseorang.
Dapat menyaksikan alam lain, hidung dapat mengendus wewangian unik;
telinga dapat mendengarkan suara gaib; lidah dapat mendeteksi rasa
manis, tubuh terasa ringan dan serasa mengambang di udara; kesadaran
bisa tertembus, kesadaran yang tergugah dapat mendeteksi eksistensi
ruang lain, mata-telinga-hidung-lidah-tubuh dan niat secara serentak
dapat merasakan kondisi gaib yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.
Sudut pandang Taoisme
Ketika kita sedang bermeditasi, posisi kepala menghadap langit, menerima
energi tinggi dari alam semesta, disebut Membuka Pintu Langit. Dalam
posisi sila, titik akupunktur Hui Yin (disekitar dubur, persisnya di
tengah-tengah antara dubur dan alat kelamin) menjadi di bagian dasar
tubuh, tertutup kaki yang menyilang, sehingga energi dari Hui Yin
terhindar dari kebocoran, ini disebut Menutup Pintu Bumi.
Kedua pusat telapak tangan dan telapak kaki ditambah ubun-ubun yang
menghadap atas, mengumpulkan dan menyerap energi tinggi dari jagad raya,
disebut Lima Pusat Hati Menghadap Langit. Kedua kaki disilangkan (sila
ganda atau Lotus), sehingga 3 Meridian Yin Kaki (tiga titik kaki
feminin) dan 3 Meridian Yang Kaki (tiga titik kaki maskulin) bertemu
dalam persilangan kaki tersebut, sehingga energi kedua tungkai dapat
saling memperkuat.
Kedua telapak tangan membuat simpul dalam posisi Jie Yin (kedua
telapak tangan saling menumpang dan menghadap atas serta kedua ujung
jempol bersentuhan membentuk bulatan/oval), sehingga 3 Yin Tangan (tiga
titik tangan feminin) dan 3 Yang Tangan (tiga titik tangan maskulin)
saling berhubungan, energi kedua tangan dapat saling mengisi dengan
lancar; ujung lidah menempel ke langit-langit, gigi sedikit
direnggangkan, mulut terkatup, agar kedua meridian Ren dan Du terhubung
dan memperoleh kelancaran aliran Mai besar dari tubuh, disebut dengan
Membentang Jembatan Burung Magpie.
Sudut pandang kultivator
Posisi lidah menempel di langit-langit, mulut terkatup, 2 Meridian, Ren
dan Du saling terhubung, membentuk sebuah Sirkulasi Lingkaran Langit,
yakni yang sering disebut sebagai Lingkaran Langit Zhou Tian. Pada
situasi umumnya, jam 23.00-01.00 tengah malam dan jam 11.00-13.00 siang,
saat tubuh manusia relaks dan beristirahat, baru dapat membentuk
Sirkulasi Lingkaran Langit (Zhou Tian).
Oleh sebab itu orang yang memelihara kesehatan mengutamakan tidur jam
11.00 -13.00, maka sirkulasi Lingkaran Langit tersebut dinamakan
Lingkaran Langit Zi Wu. Sedangkan para kultivator bertujuan
menghubungkan kedua Meridian Mai tersebut agar Meridian Mai dari dalam
tubuh memperoleh kelancaran dengan taraf lebih besar, mempertahankan
kesehatan tubuh dan penyegaran semangat.
Kedua kaki bagian tungkai saling menyilang, maka kedua kaki tersebut
telah membentuk sebuah Lingkaran Langit (Zhou Tian) berbentuk segi tiga,
membentuk sebuah siklus Meridian (Mailuo). Kedua telapak tangan dalam
posisi membentuk simpul Jieyin (kedua telapak tangan pada posisi di
bawah pusar, saling menumpuk menghadap atas dengan kedua ibu jari
membentuk huruf O), antara kedua tangan tersebut dengan kepala juga
telah mirip berbentuk sebuah Lingkaran Langit segi-3, juga sebuah siklus
Meridian.
Ke-12 Meridian utama saling terhubung, maka membentuk semacam bentuk
siklus dari sisi samping tubuh. Sesuai dengan pembagian waktu dalam
sirkulasi alamiah tubuh manusia, Shichen (satuan waktu) alami dari
tubuh, siklus semacam ini, pada umumnya bergerak dan berputar di saat
jam 05.00-07.00 dan jam 17.00-19.00, tubuh manusia secara otomatis
membentuk pergerakan siklus, maka cara kultivasi semacam ini disebut
Lingkaran Langit Zhou Tian Mao You.
Ketika manusia pada saat meditasi memasuki suasana tenang dan dan di
bawah kondisi memasuki keheningan, 5 organ dalam tubuh dapat secara
harmonis saling menghidupi, berkoordinasi dan saling membatasi. Melalui
cairan ginjal yang bergerak ke atas, sedangkan api jantung menuju bawah,
disebut air dan api saling menunjang, melalui Qi (energi) lever
bergerak ke arah barat; cairan paru bergerak ke arah Timur, terciptalah
hubungan logam dan kayu yang serasi, dan lain sebagainya.
Membentuk sebuah siklus Lingkaran Langit dalam tubuh manusia;
memperoleh pergerakan saling menghidupi dari – dan saling membatasi bagi
– 5 organ ganda internal (paru-paru, hati, ginjal, jantung dan limpa
ditambah dengan empedu, usus kecil, lambung, usus besar dan kandung
kemih) dan pergerakan saling membatasi serta saling berhubungan dengan 3
Penghangat (disebut pula 3 cekungan tubuh: Penghangat Bawah, posisinya
di bawah pusar; Penghangat Tengah, terletak antara pusar dan diafragma;
Penghangat Atas, di atas diafragma), membentuk semacam siklus Lingkaran
Langit Zhou Tian di dalam tubuh, sehingga potensi terpendam tubuh
manusia berkembang maksimal.
Keluar dari kegaiban saksikan kegaiban
Pengetahuan manusia terhadap piramida dan pemahaman tentang tubuh
manusia, sebetulnya masih berkutat pada pengenalan setengah jalan.
Manusia senantiasa suka menggunakan teori menusia untuk menjelaskan
persoalan yang tidak dimengerti. Hal yang sulit dijelaskan, maka manusia
tidak rela mengakui atau memahaminya. Melangkah keluar dari kegaiban
untuk menyaksikan kegaiban, maka dari dalam kegaiban itu Anda dapat
mencari penyebab gagalnya efektivitas pemeliharaan kesehatan dan simpul
kemampatan pada proses kultivasi.
Ada sebagian orang terjebak di dalam kultivasi dan pemeliharaan
ke-sehatan yang berniat dengan disengaja, menggunakan cara semacam itu
untuk berkultivasi dan memelihara kesehatan. Begitu dimulai, barangkali
dapat memperoleh sedikit hasil, malah ada yang maju agak banyak.
Namun begitu dilanjutkan terus, ditemukan perkembangan yang melambat,
meski ngotot melanjutkan terkadang malah kontra produktif.
Berkultivasi dan memelihara kesehatan sampai tingkatan tertentu, Anda
akan menemukan, apabila tidak melepas pikiran buruk, tindakan tidak
benar dan tidak bersahabat, serta kebiasaan jelek; maka Anda tidak bisa
mentransformasi karma menjadi berkah.
Tanpa bimbingan guru arif bijaksana, moralitas Anda tak dapat
meningkat, berkah Anda juga tak berhasil terdongkrak; maka akan sangat
sulit melakukan pendobrakan baru dalam perjalanan kultivasi dan kemajuan
pemeliharaan kesehatan (termasuk juga pengendalian emosi, nafsu dan
lain sebagainya).
Metode pamrih bagaikan gelembung
Melepas bermacam-macam pikiran tidak baik dari sisi manusia kita,
seperti halnya piramida, tidak merenungkan, tidak memikir, dengan tenang
duduk di sana, tatkala bermeditasi membawa tujuan nihil, maka Anda
sudah selaras dengan ajaran Tao (= jalan) dari Taoisme dan Fa (= hukum)
dari aliran Buddha.
Maka “orang tua” Anda yang sejati dapat membantu hingga memperoleh
hal indah yang seharusnya Anda peroleh. Guru yang Anda muliakan pasti
akan memberikan benih-benih kultivasi kepada Anda, agar Anda mengakar
kokoh di dalam penderitaan, berbunga harum di dalam mempertahankan, dan
berbuah manis di dalam ujian hingga berjalan menuju kesempurnaan serta
memperoleh keabadian